Halmahera Timur

Kadinkes Halmahera Timur Bersama Koordinator MBG Pantau Kesiapan 3 Dapur SPPG di Wasile

Humas Dinas Kesehatan Halmahera Timur
PROGRAM: Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Timur Abdullah Yakub pantau kesiapan 3 dapur SPPG di Kecamatan Wasile, Jumat (6/2/2026). Kunjungan dan pemantauan bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan sebagai bagian dari proses pengajuan sertifikat layak higenis 
Ringkasan Berita:1. Dinas Kesehatan (Dinkes) Halmahera Timur bersama Satgas dan koordinator MBG melakukan pemantauan dapur SPPG
2. Hal itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan program MBG di 3 lokasi SPPG di Kecamatan Wasile
3. 3 SPPG ini baru saja diresmikan oleh Sekkab Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat pada Jumat (6/2/2026)

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Satgas dan koordinator MBG melakukan pemantauan dapur SPPG.

Hal itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan Program MBG di tiga lokasi SPPG di Kecamatan Wasile.

3 SPPG itu berlokasi di Desa Mekarsari, Desa Dakaino dan Desa Rawamangun.

Yang mana 3 SPPG tersebut baru saja diresmikan oleh Sekkab Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat pada Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Darso Gadjal: Banjir di Halmahera Timur Dipicu Aktivitas Pertambangan

Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Timur, Abdullah Yakub mengatakan, kunjungan dan pemantauan dapur SPPG bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan sebagai bagian dari proses pengajuan sertifikat layak higenis.

Dikatakan, mengacu pada pedoman yang ada, hasil pemantauan sementara melalui ceklis sudah mendekati standar yang diharapkan.

Namun, dalam waktu dekat timnya akan kembali melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Salah satu syarat utama operasional dapur MBG adalah kepemilikan surat keterangan layak higenis yang dikeluarkan oleh instansi kesehatan.

"Oleh karena itu, melalui kunjungan bersama, para pemangku kepentingan dari Satgas MBG dan perwakilan MBG ingin memastikan sejak awal bahwa makanan yang diproduksi benar-benar terjamin kualitas dan keamanannya sebelum dioperasionalkan, "ujarnya.

"Jangan sampai terjadi hal-hal seperti di beberapa daerah lain, dan itu tidak kita harapkan terjadi di Halmahera Timur, "lanjutnya.

Baca juga: Launching 3 SPPG di Halmahera Timur, Ricky Richfat: MBG Bukan Pemborosan

Abdullah menegaskan, pihaknya akan terus mendukung dan mengawasi  program MBG secara kelembagaan dan berkelanjutan.

"Program ini tidak sekadar menyediakan makanan, tetapi juga harus memenuhi standar gizi dan kesehatan, "ucapnya.

"Insya Allah, kami terus memantau agar seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan tidak keluar dari ketentuan yang telah ditetapkan, "tandasnya.(*)