Halmahera Timur
Pemkab Halmahera Timur Laksanakan Musrenbang RKPD 2027
Ringkasan Berita:1. Pemkab Halmahera Timur menggelar Forum Perangkat Daerah 2026 dan Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD 2027, Kamis (2/4/2026)2. Musrenbang menjadi momentum strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan daerah3. Ubaid Yakub: "Dibutuhkan kerja keras, sinergi dan percepatan langkah guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju"
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara menggelar Forum Perangkat Daerah 2026 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula kantor Bupati Jalan Pusat Pemerintah Kecamatan Kota Maba.
Menjadi momentum strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah, partisipatif dan berkelanjutan.
Pertama-tama, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas rahmat dan karunia Tuhan sehingga dapat hadir dan berpartisipasi dalam forum penting tersebut.
Baca juga: Resmi Dilantik Jadi Ketua KONI Halmahera Timur, Ricky Richfat: Fokus Terdekat Saya Porprov Tahun Ini
Diktakan, pemerintah daerah saat ini memasuki periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati untuk masa jabatan 2025–2029, di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
"Dibutuhkan kerja keras, sinergi dan percepatan langkah guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju, "ujar Ubaid Yakub.
Menurutnya, Halmahera Timur kini berada pada tahap awal implementasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045.
Tahap awal ini difokuskan pada pembangunan fondasi transformasi menuju visi besar “Halmahera Timur Tanbirahi Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan”.
Berdasarkan hasil Musrenbang tingkat kecamatan di 10 kecamatan, tercatat sebanyak 282 usulan prioritas, yang terdiri diantaranya sebagian berikut.
Tercatat 206 usulan bidang infrastruktur,
57 usulan bidang perekonomian dan 19 usulan bidang sosial budaya.
Bupati dua periode menyampaikan pentingnya sinergi antara pendekatan bottom-up melalui aspirasi masyarakat dan pendekatan top-down dari kebijakan pemerintah pusat.
Selain itu, pelaksanaan program prioritas nasional seperti Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win turut menjadi perhatian, termasuk peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Dengan harapan seluruh OPD maupun delegasi kecamatan dapat berperan aktif dan fokus pada isu-isu strategis yang menjadi prioritas pembangunan 2027.
Ia juga menekankan pentingnya berpedoman pada RPJMD 2025–2029 serta rencana strategis masing-masing OPD.
Sebagai penegasan, Bupati menyampaikan sejumlah arahan penting, di antaranya kepada OPD harus proaktif dan responsif terhadap kebutuhan prioritas pembangunan daerah.
Baca juga: Pemuda Desa Loleolamo Dorong Master Plan Pulau Paniki Jadi Ikon Wisata Halmahera Timur
Seraya menekankan petiap kegiatan harus memiliki output yang jelas, baik dari sisi lokasi, volume, maupun kesesuaian dengan kebijakan pembangunan.
Rencana Kerja (Renja) harus menjadi penjabaran konkret dari Renstra OPD untuk tahun 2027.Pentingnya memperkuat kerja sama, koordinasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan.
"Melalui forum ini, diharapkan seluruh pihak dapat memberikan kontribusi terbaik dalam merumuskan program pembangunan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran demi kemajuan Halmahera Timur, "tandas Ubaid Yakub. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Musrenbang-RKPD-2027-Pemkab-Halmahera-Timur.jpg)