Halmahera Timur

Salut, Pemkab Halmahera Timur Usulkan 300 Formasi untuk CPNS 2026

TribunTernate.com/Amri Bessy
KEBIJAKAN: Apel pagi pegawai Pemkab Halmahera Timur belum lama ini. Pemerintah daerah mengusulkan sebanyak 300 formasi untuk CPNS 2026 ditengah kebijakan nasional yang semakin ketat 
Ringkasan Berita:1. Pemkab Halmahera Timur kembali mengusulkan sebanyak 300 formasi CPNS 2026 ditengah kebijakan nasional yang semakin ketat
2. Meski demikian kebijakan ini dilakukan karena Halmahera Timur terbilang berada dalam posisi yang relatif aman
3. Berbeda dengan kabupaten dan kota lain di Maluku Utara yang mulai kesulitan menambah PNS

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara kembali mengusulkan sebanyak 300 formasi CPNS 2026 ditengah kebijakan nasional yang semakin ketat.

Meski demikian kebijakan ini dilakukan karena Halmahera Timur terbilang berada dalam posisi yang relatif aman.

Berbeda dengan kabupaten dan kota lain di Maluku Utara yang mulai kesulitan menambah PNS.

Sekkab Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat menegaskan, kondisi fiskal ini memberi ruang strategis.

Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Mulai Terapkan WFH Setiap Jumat, Ricky: Tidak Berlaku Bagi Eselon II dan III

Terutama bagi pemerintah daerah untuk tetap melakukan perekrutan namun dengan pendekatan yang lebih terarah dan selektif.

Saat ini, rasio belanja pegawai daerah tercatat di angka 27,95 persen masih di bawah ambang batas nasional sebesar 30 persen yang akan mulai diberlakukan penuh pada 2027.

"Alih-alih membuka formasi secara luas, kami memilih fokus pada sektor-sektor vital, yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat."

"Prioritas utama diarahkan pada tenaga kesehatan, tenaga pendidikan dan tenaga teknis pendukung layanan publik, "ungkapnya, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, langkah ini juga dibarengi dengan strategi penataan internal.

Karena itu dalam waktu dekat, BKPSDM akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk memetakan ulang distribusi ASN dan Non-ASN. 

Khusus di sektor pendidikan, pemerintah akan melakukan redistribusi guru guna memastikan pemerataan tenaga pengajar sebelum memutuskan kebutuhan riil tambahan.

Baca juga: Perkuat Pasukan Hadapi Potensi Konflik Sosial, Ini yang Disampaikan Kapolres Halmahera Timur

"Dengan pendekatan ini, formasi CPNS yang diusulkan bukan sekadar penambahan jumlah pegawai, melainkan hasil dari evaluasi kebutuhan yang lebih presisi, "katanya.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pengusulan formasi diperkirakan rampung dalam waktu dekat.

"Di tengah pembatasan nasional, kami justru menunjukan bahwa pengelolaan anggaran yang disiplin bisa membuka peluang bukan menutupnya, "tandasnya. (*)