Kamis, 14 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

10 Naskah Pidato Hari KORPRI 2025, Cocok Digunakan untuk Teks Amanat Pembina Upacara

Berikut ini adalah sepuluh contoh pidato atau amanat pembina upacara dalam rangka peringatan Hari KORPRI 2025.

Tayang:
Editor: Primaresti
TribunTernate.com/Dok. Humas Pemkab Morotai
TEKS PIDATO HARI KORPRI - Ilustrasi. Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kehumasan Pemkab Morotai, Syafrudin Manyila, menjadi inspektur upacara HUT ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), di Kantor Pemkab Morotai, Maluku Utara, Senin (2/12/2024). Berikut ini adalah sepuluh contoh pidato amanat upacara dalam rangka peringatan Hari KORPRI 2025. 

Hari ini, kita memperingati 54 tahun berdirinya KORPRI, sebuah organisasi yang lahir dari Keputusan Presiden pada tahun 1971. Perjalanan panjang ini mencerminkan dedikasi tanpa henti dalam melayani bangsa.

Sebagai perekat persatuan dan motor pembangunan, KORPRI telah membuktikan diri sebagai organisasi yang tangguh dan relevan dengan kebutuhan zaman. Mari jadikan peringatan ini sebagai pengingat untuk terus melayani masyarakat dengan integritas dan profesionalisme, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

8. Pidato Singkat Hari Korpri 2025

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam hormat dan salam sejahtera untuk kita semua.

Para ASN muda yang saya banggakan,

Sebagai generasi penerus, Anda adalah wajah masa depan Korpri. Dalam HUT ke-54 ini, kita mengusung tema "Korpri untuk Indonesia". Tema ini menantang kita untuk terus melayani dengan inovasi dan semangat tinggi.

Era digital membuka peluang besar, tetapi juga menuntut kompetensi baru. Jadilah ASN yang responsif, adaptif, dan inovatif. Bersama, kita tidak hanya melayani, tetapi juga menginspirasi masyarakat menuju kemajuan.

Semoga semangat muda Anda menjadi motor penggerak perubahan positif.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

9. Pidato Singkat Hari Korpri 2025

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua.

Hadirin yang saya hormati,

Korpri bukan hanya organisasi, tetapi juga keluarga besar yang menjadi perekat bangsa. Pada usia ke-54 ini, kita kembali diingatkan pentingnya solidaritas dan jiwa korps.

Solidaritas adalah kekuatan kita untuk menghadapi tantangan. Dengan kebersamaan, kita mampu melayani lebih baik, membangun lebih kokoh, dan menjaga persatuan bangsa.

Mari jadikan Korpri sebagai wadah untuk terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi Indonesia yang lebih baik.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

10. Pidato Singkat Hari Korpri 2025

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam hormat bagi seluruh hadirin.

Rekan-rekan keluarga besar Korpri,

Dengan berakhirnya acara ini, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih atas semangat dan dedikasi Anda semua. Korpri telah berjalan sejauh ini sebagai simbol pengabdian kepada bangsa.

Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi langkah kecil menuju perubahan besar untuk Indonesia. Mari kita terus melayani, berkontribusi, dan berinovasi demi masyarakat.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sejarah Peringatan Hari KORPRI

Mengutip dari laman resminya. KORPRI didirikan pada 29 November 1971.

KORPRI berdiri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971.

Organisasi KORPRI merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia.

KORPRI dibentuk sebagai organisasi nonpartai yang netral dan tidak berpihak kepada partai politik tertentu.

Awal mula berdirinya KORPRI terjadi sejak masa penjajahan kolonial Belanda.

Ketika itu kedudukan pegawai merupakan pegawai kasar atau kelas bawah, karena pengadaannya didasarkan atas kebutuhan penjajah semata.

Awal mulanya tujuan pembentukan Korpri adalah untuk menghimpun pegawai dari beragam instansi dan tidak memihak pada sisi mana pun.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, anggota Korpri sulit membedakan dirinya sebagai anggota Korpri atau anggota lain.

Korpri yang beranggotakan PNS dinilai memiliki tujuan untuk memperkuat barisan.

Terlebih lagi, ada Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1976 tentang Keanggotaan PNS dalam Partai Politik atau Golongan Karya.

Tetapi, sejak era reformasi, cara pandang tersebut dianggap berbeda karena PNS tidak diperbolehkan terjun ke dunia politik.

Maka, sejak saat itu jika ingin berpolitik, PNS harus melepas status pegawainya.

Sejak berlaku UU ASN, Korpri menjadi bagian terintegrasi dengan pemerintahan yang siap menjaga kode etik ASN.

Untuk memberikan apresiasi kepada seluruh anggota KORPRI, peringatan Hari KORPRI ini diperingati setiap tahunnya hingga saat ini di Indonesia.

(Tribunnews.com/Oktavia WW) (Tribunpriangan.com/ Lulu Aulia Lisaholith)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved