Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 23 - 24: Soal Uraian Bab 1

Ulasan soal dan kunci jawaban Kelas 7 PAI Kurikulum Merdeka Halaman 23 - 24, soal uraian Rajin Berlatih Bab 1.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti | Editor: Primaresti
TribunSumsel.com/ Abriansyah Liberto
KUNCI JAWABAN - Ilustrasi guru. Putri Fauziah, Seorang guru SDN 81 Palembang sedang melakukan belajar mengajar dengan cara daring dikarenakan memburuknya udara di Palembang, Kamis (12/10/2023). Ulasan soal dan kunci jawaban Kelas 7 PAI Kurikulum Merdeka Halaman 23 - 24, soal uraian Rajin Berlatih Bab 1. 

TRIBUNTERNATE.COM - Dalam buku pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTS Kelas VII Kurikulum Merdeka, siswa akan diminta mengerjakan soal di Halaman 23 - 24.

Materi tercantum Bab 1 "Al-Qur’an Dan Sunah Sebagai Pedoman Hidup", pada bagian soal uraian Rajin Berlatih.

Adapun buku pelajaran yang digunakan merupakan karya Rudi Ahmad Suryadi dan Sumiyati, diterbitkan Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek pada tahun 2021.

Selengkapnya, berikut Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 23 - 24, soal uraian Rajin Berlatih.

Baca juga: 50 Contoh Soal PAS Bahasa Indonesia Kelas 7 2025, Kunci Jawaban SAS Semester 1

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 23 - 24 Kurikulum Merdeka

K. Rajin Berlatih

II. Jawablah pertanyaan berikut ini!

1. Kita diperintahkan untuk untuk patuh dan taat kepada Allah Swt. Taat kepada Allah Swt. adalah mengikuti ajaran Al-Qur’an, sedangkan taat kepada Rasulullah saw. dengan mengamalkan sunahnya, begitu pula menaati ulil amri. Tuliskan dalil naqli yang menjelaskan kewajiban kita untuk taat kepada Allah Swt., rasul dan ulil amri!

Jawaban:

Dalil naqli yang menjelaskan kewajiban taat kepada Allah Swt., Rasul, dan ulil amri adalah firman Allah dalam Al-Qur'an, yaitu QS An-Nisa Ayat 59.

Teks ayat:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), serta ulil amri (pemimpin) di antara kamu. Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya.”

2. Mengapa sebagai seorang muslim yang baik, harus menaati ulil amri selama kebijakan mereka tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadis?

Jawaban:

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved