Selasa, 7 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Idul Fitri 2026

Mudik Lebaran Lebih Tenang, Amalkan Doa Perjalanan Ini

Menjelang Idul Fitri, umat Islam dianjurkan membaca doa perjalanan sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan saat mudik

TribunTernate.com/Nurhidayat Hi. Gani
MUDIK - Puluhan penumpang di Pelabuhan Kupal, Halmahera Selatan, hendak menaiki kapal menuju Pulau Obi. Terdapat doa perjalanan jauh dan doa naik kendaraan yang bisa diamalkan, lengkap dengan bacaan Arab, latin, dan arti. 

Ringkasan Berita:
  1. Menjelang Idul Fitri, umat Islam dianjurkan membaca doa perjalanan sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan saat mudik.
  2. Terdapat doa perjalanan jauh dan doa naik kendaraan yang bisa diamalkan, lengkap dengan bacaan Arab, latin, dan arti.
  3. Selain berdoa, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dan mematuhi aturan selama perjalanan agar mudik aman dan lancar.

TRIBUNTERNATE.COM - Tradisi mudik menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri di Indonesia. Menjelang hari raya, jutaan masyarakat bersiap melakukan perjalanan jauh untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga.

Di tengah perjalanan yang menempuh jarak dekat hingga ribuan kilometer, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan kepada Allah SWT.

Doa perjalanan menjadi amalan sunnah yang penting agar perjalanan berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Baca juga: 12 Ramalan Keuangan Shio Besok Kamis 19 Maret 2026: Kabar Baik di Bidang Finansial

Doa ini dibaca dengan harapan mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko selama perjalanan, serta memohon kemudahan hingga tiba di tujuan dengan selamat.

Berikut bacaan doa perjalanan jauh yang dianjurkan:

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Latin:

Allâhumma innâ nas'aluka fî safarinâ hâdzâ al-birra wat taqwâ wa minal 'amali mâ tardlâ. Allâhumma hawwin 'alainâ safaranâ hâdzâ, wa-thwi 'annâ bu'dahu. Allâhumma antash shâhibu fis safari, wal khalîfatu fil ahli. Allâhumma innî a'ûdzubika min wa'tsâ-is safari wa ka-âbatil mandhari wa sû-il munqalabi fil mâli wal ahli.

Artinya:

“Ya Allah, kami memohon kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini serta amalan yang Engkau ridhai. Mudahkanlah perjalanan kami dan dekatkan jaraknya. Engkaulah yang menyertai dalam perjalanan dan menjaga keluarga kami. Kami berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta keadaan buruk dalam harta dan keluarga.”

Selain itu, terdapat doa lain yang juga dianjurkan dibaca saat bepergian:

سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ وَاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Latin:

Subhânalladzî sakhkhara lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahû muqrinîn wa innâ ilâ rabbinâ lamunqalibûn.

Artinya:

“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” (QS Az-Zukhruf: 13-14).

Baca juga: Program MBG Libur Lebaran, BGN Klaim Hemat Rp 5 Triliun

Dengan mengamalkan doa tersebut, diharapkan perjalanan mudik tidak hanya aman, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah yang penuh makna.

Selain berdoa, masyarakat juga diimbau tetap menjaga keselamatan dengan mempersiapkan kondisi fisik, kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved