Gaya Klasik Era 1960-an Kembali Populer, Dari Mini Dress hingga Aksesori Bold
Fashion era 1960-an kembali populer di 2026 dengan sentuhan modern, menonjolkan kebebasan berekspresi dan gaya klasik yang tetap relevan
TRIBUNTERNATE.COM - Gaya klasik tak pernah benar-benar hilang dari dunia mode. Di tahun 2026, tren fashion era 1960-an kembali mencuat dengan interpretasi yang lebih modern, menghadirkan perpaduan antara nuansa retro dan sentuhan kekinian yang relevan untuk berbagai kesempatan.
Menurut stylist Anna Khitrina, tren ini mencerminkan kebebasan berekspresi yang kuat, terutama bagi perempuan.
Gaya 60-an menjadi simbol perubahan sosial yang kini kembali diterjemahkan dalam tampilan yang lebih fleksibel dan stylish.
Baca juga: Jajaran Staf dan Kepelatihan Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Baca juga: Puluhan Miras Berbagai Jenis Disita Polsubsektor Weda Tengah Halmahera Tengah
Berikut tujuh tren fashion era 1960-an yang kembali populer di 2026:
- Mini dress
Mini dress dengan potongan A-line menjadi ikon utama era ini. Desainnya yang simpel namun berani memberikan kesan youthful dan modern. Di 2026, mini dress hadir dalam berbagai warna, dari pastel hingga bold, dan mudah dipadukan dengan boots atau heels.
2. Gaya menswear
Setelan jas dan celana panjang untuk perempuan kembali digemari. Terinspirasi dari karya Yves Saint Laurent, gaya ini menonjolkan kesan kuat, percaya diri, dan elegan, baik untuk tampilan formal maupun kasual.
3. Pola sederhana
Motif minimal seperti garis dan kotak-kotak kembali diminati. Model shift dress dengan desain clean memberikan kesan effortless sekaligus tetap stylish.
4. Material futuristik
Penggunaan bahan seperti vinyl, kulit mengilap, dan kain metalik menghadirkan nuansa futuristik khas era “Space Age”. Kini, material ini digunakan sebagai aksen untuk menciptakan tampilan edgy.
5. Elevated casual ala Jackie Kennedy Onassis
Gaya kasual yang tetap elegan kembali menjadi inspirasi. Perpaduan busana sederhana dengan aksesori yang tepat menciptakan tampilan santai namun berkelas.
6. Motif floral
Motif bunga dengan warna cerah dan ukuran besar kembali populer. Tren ini menghadirkan kesan feminin, segar, dan romantis dalam berbagai outfit seperti dress dan blouse.
7. Aksesori bold
Aksesori mencolok seperti oversized sunglasses, anting besar, dan belt statement menjadi pelengkap penting untuk memperkuat karakter gaya.
Kembalinya tren 60-an di 2026 membuktikan bahwa fashion bersifat siklus. Dengan sentuhan modern, gaya klasik ini tetap relevan dan memberi ruang bagi siapa saja untuk mengekspresikan diri tanpa kehilangan identitas. (*)
| Haltim, Halsel hingga Taliabu Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Malam Ini |
|
|---|
| Tidore Raih Penghargaan Penurunan Stunting 2025 |
|
|---|
| TP PKK Tidore Dorong Generasi Muda Promosikan Budaya Lewat Media Sosial |
|
|---|
| Pemkot Tidore: Jambore Pramuka Jadi Momentum Bentuk Karakter Generasi Muda |
|
|---|
| Muhammad Sinen: Sirkuit Selawering Jadi Tambang Baru Tidore yang Ramah Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Paula-Verhoeven-dan-Bonge-jajal-Citayam-Fashion-Week.jpg)