Senin, 11 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Tidore

Muhammad Sinen: Sirkuit Selawering Jadi Tambang Baru Tidore yang Ramah Lingkungan

Yusril Ihza Mahendra dan Rizki Fajar Husen keluar sebagai juara umum pada ajang Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 di Sirkuit Selawering

Tayang:
Dok: Prokopim Tidore
EVENT - Yusril Ihza Mahendra dan Rizki Fajar Husen keluar sebagai juara umum pada ajang Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 di Sirkuit Selawering, Kelurahan Rum. Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyebut event otomotif tersebut bukan hanya ajang balapan, tetapi juga sarana hiburan rakyat dan penggerak ekonomi masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  1. Yusril Ihza Mahendra dan Rizki Fajar Husen keluar sebagai juara umum pada ajang Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 di Sirkuit Selawering, Kelurahan Rum.
  2. Muhammad Sinen menyebut event otomotif tersebut bukan hanya ajang balapan, tetapi juga sarana hiburan rakyat dan penggerak ekonomi masyarakat.
  3. Muhammad Sinen berharap Sirkuit Selawering berkembang menjadi pusat olahraga otomotif di Maluku Utara dan menyebut sirkuit sebagai “tambang” Tidore yang tidak merusak lingkungan.

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE – Yusril Ihza Mahendra keluar sebagai Juara Umum Open dan Rizki Fajar Husen menjadi Juara Umum Lokal Maluku Utara pada ajang Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 yang berlangsung di Sirkuit Selawering, Kelurahan Rum, Minggu (10/5/2026).

Ajang balap motor tersebut resmi ditutup oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, disaksikan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Sumiyati Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, serta Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama.

Dalam sambutannya, Muhammad Sinen mengatakan event tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, hiburan rakyat, hingga wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat.

Baca juga: Lagi, Polsek Bacan Timur Gagalkan Pengiriman Cap Tikus di Pelabuhan Sayoang Halmahera Selatan

Menurutnya, kegiatan otomotif seperti itu juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas warga selama pelaksanaan event.

“Event ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, namun lebih dari itu, karena ini adalah ruang silaturahmi, hiburan rakyat, wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat, sekaligus momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Muhammad Sinen.

Ia mengaku melihat semangat besar dari generasi muda pecinta otomotif di Kota Tidore Kepulauan dan berharap semangat tersebut diarahkan pada kegiatan positif.

“Balap boleh kencang, tapi keselamatan tetap nomor satu. Jadilah pembalap yang bukan hanya cepat di lintasan, tetapi juga menjadi contoh baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Muhammad Sinen juga berharap Sirkuit Selawering Rum dapat terus berkembang menjadi salah satu pusat olahraga otomotif terbaik di Maluku Utara.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus mendukung pengembangan fasilitas dan penyelenggaraan event otomotif yang lebih besar di masa mendatang.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari luar daerah yang telah datang dan meramaikan event tersebut.

“Kepada seluruh peserta dari luar daerah, terima kasih sudah datang dan meramaikan Kota Tidore Kepulauan, semoga pulang membawa kesan yang baik, persaudaraan yang kuat, dan kembali lagi di event-event berikutnya,” katanya.

Baca juga: Wali Kota Tidore Ajukan Ranperda Penyelenggaraan Inovasi Daerah 2026

Di hadapan para pembalap, Muhammad Sinen juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berada di Tidore masih terdapat pelayanan maupun fasilitas yang belum maksimal.

Ia menegaskan, Kota Tidore Kepulauan tetap berkomitmen menjaga lingkungan dan tidak menjadikan sektor pertambangan sebagai andalan pembangunan daerah.

“Tidore memiliki sejarah besar dalam perjalanan bangsa Indonesia dan tetap berkomitmen menjaga lingkungan, sehingga Tidore memang tidak memiliki tambang seperti daerah lain di Maluku Utara. Tapi sirkuit ini adalah salah satu bukti nyata tambang Kota Tidore Kepulauan, tambang yang tidak merusak lingkungan,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved