Sabtu, 16 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Perjuangan Guru di Taliabu Lewati Jalan Berlumpur Menuju Sekolah, Imbas Proyek Box Culvert ?

Sejumlah guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terpaksa melewati jalan berlumpur di jalur Desa Talo menuju Desa Holbota

Tayang:
Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
INFRASTRUKTUR: Momen Salah Satu Guru ke Sekolah Lewati Jalan Berlumpur di Area Air Pancoran Pertengahan Desa Talo dan Desa Holbota, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu. 
Ringkasan Berita:
  1. Sejumlah guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terpaksa melewati jalan berlumpur di jalur Desa Talo menuju Desa Holbota akibat proyek box culvert yang belum selesai dikerjakan.
  2. Momen perjuangan para guru tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Facebook @Bobby Ohoiledjaan.
  3. Kondisi jalan di lokasi air pancoran antara Desa Talo dan Holbota semakin rusak setelah adanya proyek box culvert yang dikerjakan CV THITA.

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Sejumlah guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terpaksa melewati jalan berlumpur.

Titik jalan ini tepatnya di air pancoran, pertengahan antara Desa Talo dan Desa Holbota Kecamatan Taliabu Barat.

Perjuangan para guru terobos jalur tersebut, terekam dalam video yang beredar pertama kali diposting akun facebook @Bobby Ohoiledjaan, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Nelayan Asal Bacan Hilang saat Memanah Ikan, Tim SAR Lakukan Pencarian

Mereka diketahui adalah guru asal Desa Talo yang mengajar di SMP Negeri 8 Taliabu Barat, dan SD Negeri Dufo.

Sebelumnya, lokasi jalan tersebut aspal namun ada lubang besar ditengah-tengah badan jalan.

Kondisi jalan itu makin parah setelah adanya proyek box culvert di area setempat, yang belum selesai dikerjakan.

Proyek box culvert dikerjakan oleh CV THITA dengan anggaran sebesar Rp1,99 juta rupiah.

Pantauan Tribunternate.com, proyek yang dimaksud ada disamping jalan tersebut. Sementara itu, tidak ada jalan alternatif untuk dilewati pengendara.

Badan jalan berlumpur jadi satu-satunya akses jalur untuk dilalui. Salah satu pengendara sepeda motor, Andi, menyarankan harusnya ada akses jalan alternatif sebelum proyek itu dikerjakan.

Karena keadaan jalan yang ada berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila pengendara tidak berhati-hati. Dia juga meminta pihak rekanan segera mengambil langkah perbaikan jalan tersebut.

Sebab itu merupakan jalan tunggal tiap hari warga melintas dari arah selatan menuju ibukota Bobong.

Baca juga: Pria 20 Tahun di Ternate Ditemukan Meninggal Tak Wajar, Polisi Selidiki Motif

"Kami minta kepada dinas terkait, segera mencari solusi bersama pihak rekanan untuk memperbaiki jalan itu. Karena kalau menunggu sampai proyek selesai dikerjakan, maka bisa memakan korban," tegasnya.

Diketahui, Dinas PUPR Pulau Taliabu saat ini telah menganggarkan Rp2,4 miliar untuk proyek peningkatan dan perbaikan jalan Bobong-Dufo.

Namun belum diketahui pasti, apakah lokasi jalan air pancoran tersebut masuk dalam rencana pekerjaan atau tidak. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved