Profil Tokoh
Menguak Fun Fact Karier Dadan Hindayana: Dari Kampus di Halmahera Barat hingga Kepala BGN
Fun fact paling menarik dari karier Dadan adalah masa baktinya yang cukup lama di Indonesia Timur, ia pernah jabat Ketua STPK Banau di Halmahera Barat
Ringkasan Berita:1. Nama Dadan Hindayana sempat menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir2. Perjalanan kariernya melintasi berbagai posisi strategis, mulai dari dunia akademis di Pulau Jawa3. Kemudian membangun institusi pendidikan di Indonesia Timur hingga menduduki kursi birokrasi tingkat nasional
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Nama Dadan Hindayana sempat menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan kariernya melintasi berbagai posisi strategis, mulai dari dunia akademis di Pulau Jawa.
Kemudian membangun institusi pendidikan di Indonesia Timur hingga menduduki kursi birokrasi tingkat nasional.
Tapi di balik rekam jejaknya yang panjang, ada satu fakta menarik (fun fact) yang jarang diketahui orang, serta dinamika karier yang penuh dengan plot twist.
Baca juga: Keamanan Pangan Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama
Memulai Karier di IPB dan Fakta Unik STPK Banau
Dadan Hindayana mengawali karier profesionalnya sebagai dosen tetap di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Di kampus berlambang ganesha tersebut, ia dipercaya mengemban sejumlah posisi struktural yang strategis, antara lain:
1. Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi (2001-2002)
2. Direktur Direktorat Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang (2003-2008)
3. Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama (2007-2008)
Fun Fact: Kiprah Long-Term di Maluku Utara
Fun fact paling menarik dari karier Dadan adalah masa baktinya yang cukup lama di Indonesia Timur.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau selama 8 tahun (2014-2022).
Koreksi Geografis yang Sering Salah Kaprah:
Banyak informasi yang keliru menyebutkan STPK Banau berada di Halmahera Utara.
Faktanya, perguruan tinggi swasta berakreditasi Baik Sekali yang berfokus pada agripreneurship ini terletak di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara.
Di kampus yang berlokasi di Jl. Ir. Soekarno, Kompleks BBI, Desa Acango ini, Dadan andil dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pertanian, tapi juga memiliki jiwa kewirausahaan untuk mengelola potensi alam daerah.
Profil Singkat STPK Banau
Sebagai tempat Dadan bernaung selama hampir satu dekade, berikut adalah sekilas profil mengenai STPK Banau:
Nama: Kampus STPK Banau
Tanggal berdiri: 12 Maret 2009
Lokasi: Jl. Ir. Soekarno, Kompleks BBI, Desa Acango, Kec. Jailolo, Kab. Halmahera Barat, Maluku Utara
Akreditasi: Baik Sekali
Fokus pendidikan: Agribisnis dan Agroteknopreneurship
Akhir Perjalanan yang Dramatis
Roda berputar cepat. Setelah mencapai puncak karier birokrasinya di ibu kota, perjalanan Dadan Hindayana harus terhenti secara dramatis.
Baca juga: DPRD Malut Pastikan Kesiapan Pemulangan Jamaah Haji, Tiba Pekan Depan di Ternate
Pada 2 Juni 2026, ia resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemberhentian ini menyusul tindakan hukum penahanan terhadap dirinya atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi.
Perjalanan karier Dadan Hindayana dari ruang kelas di IPB, pengabdian di Halmahera Barat, hingga kursi panas BGN kini menjadi catatan sejarah yang penuh dinamika. (*)
| Profil Andi Hamzah Kusumaatmaja, Dipercaya Jaksa Agung Jabat Kasi Intel Kejari Ternate |
|
|---|
| Profil Imran Guricci, Calon Ketua BPD HIPMI Maluku Utara |
|
|---|
| Profil Brigjen Arif Budiman, Alumni Akpol 1994 yang Ditunjuk Jadi Kapolda Malut |
|
|---|
| Profil Akbal Puram Abdul Hamid, Putra Ternate yang Kini Jadi Koordinator Kejati Malut |
|
|---|
| Mengenal Sosok Rahmat, Kajari Halmahera Utara yang Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dadan-Hidayana-saat-jabat-Ketua-STPK-Banau-Halmahera-Barat.jpg)