Pemprov Malut
Pemprov Malut Tegaskan Komitmen JKN Meski Hadapi Refocusing Anggaran
Meski anggaran ketat, Sekda menegaskan komitmen Pemprov Maluku Utara terhadap program jaminan kesehatan masyarakat tetap kuat
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Ringkasan Berita:
- Pemprov Maluku Utara melalui Sekda Samsuddin A Kadir menerima audiensi BPJS Kesehatan Wilayah 10 Manado untuk memperkuat sinergi program JKN.
- Pemprov menghadapi refocusing anggaran, namun tetap menegaskan komitmen untuk menjaga keberlanjutan dan pelayanan jaminan kesehatan masyarakat.
- BPJS menekankan pentingnya akurasi data dan administrasi, serta apresiasi atas dukungan Pemprov dalam mendukung optimalisasi program JKN di Maluku Utara.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A Kadir, menerima audiensi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah 10 Manado, Octavianus Ramba, di Kediaman Wagub Gubernur Malut di Ternate, Rabu (10/6/26).
Dalam pertemuan tersebut, Samsuddin memaparkan kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi refocusing anggaran. Kondisi ini sempat menimbulkan kendala dalam pemenuhan komitmen daerah.
Meski anggaran ketat, Sekda menegaskan komitmen Pemprov Maluku Utara terhadap program jaminan kesehatan masyarakat tetap kuat. Pemprov terus mencari solusi terbaik agar kerja sama dengan BPJS Kesehatan tidak terganggu.
Baca juga: Audiensi FKPT - Pemprov Malut, Bahas Strategi Pencegahan Radikalisme Sejak Dini Lewat RADPE
“Karena komitmen ini tetap kuat, kami masih yakin sampai saat ini semua komitmen itu masih kuat. Mudah-mudahan apa yang terjadi ini, komitmen kita untuk mendorongnya tetap masih terjaga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. Pemprov akan terus mendorong kepala daerah agar konsisten memenuhi kewajiban iuran dan kepesertaan JKN sesuai kesepakatan.
Dalam paparannya, Dirut Direksi BPJS Kesehatan Wilayah 10 Manado, menyoroti pentingnya akurasi data keuangan negara.
Dirut menekankan, data yang valid dan transparan jadi kunci agar kebijakan pelayanan kesehatan dan program BPJS ke depan berjalan tepat sasaran. Kehadiran BPJS di pertemuan ini memperkuat sinergi dengan Pemprov," Ujarnya.
Dirut juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Malut. "Kolaborasi dan dukungan dari Pemda sangat penting. Dengan data yang valid dan administrasi yang tertib, manfaat JKN untuk peserta di Malut bisa berjalan optimal," jelasnya.
Di akhir audiensi, Samsuddin mengingatkan kembali esensi nota kesepahaman yang telah ditandatangani sebagai landasan bersama dalam memberikan jaminan kesehatan terbaik bagi masyarakat Maluku Utara.
Audiensi ini diharapkan memperkuat koordinasi antara BPJS Kesehatan Wilayah 10 dan Pemprov Maluku Utara untuk mengantisipasi hambatan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional ke depan. (*)
| Audiensi FKPT - Pemprov Malut, Bahas Strategi Pencegahan Radikalisme Sejak Dini Lewat RADPE |
|
|---|
| Kawal Program Prioritas Presiden, Pemprov Malut Gelar Rapat Supervisi Bersama Kemendagri |
|
|---|
| Dinsos Malut Jemput Verdi ke Ternate, Bocah di Malifut yang Bertahun-Tahun Berjuang Melawan Penyakit |
|
|---|
| Musda IV HNSI Maluku Utara, Gubernur Sherly Laos: Laut Sebagai Halaman Depan Pembangunan |
|
|---|
| Sinergi Maluku Utara-Australia: Bahas Isu Sosial hingga Peluang Beasiswa untuk Indonesia Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/samsuddin-a-kadir_bpjs-kesehatan-wilayah-10-manado_2.jpg)