Pemprov Malut
Sekprov Maluku Utara Pimpin Rapat Percepatan Realisasi Anggaran, Serapan Baru Capai 43 Persen
"Satu per satu OPD kami minta laporan progres. Ada yang sudah tuntaskan semua paket lelang, "kata Sekprov Maluku Utara Samduddin A Kadir
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadir yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), memimpin rapat percepatan realisasi anggaran di rumah dinas Gubernur di Kota Ternate, Selasa (26/8/2025).
Rapat ini digelar menindaklanjuti arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly laos dan Sarbin Sehe.
Rilis
Dalam laporannya, Samsuddin menyebutkan bahwa pendapatan daerah sudah menunjukkan progres positif dengan capaian 72 persen.
Namun serapan anggaran masih rendah, baru berada di angka 43 persen.
Baca juga: Ini Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni dari Ternate ke Surabaya, Lengkap Sepanjang September 2025
"Ini harus segera dipacu agar target realisasi bisa tercapai sesuai rencana, "tegasnya, Rabu (27/8/2025).
Ia menjelaskan, proses tender di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) sudah mencapai 80 persen yang selesai dilelang, bahkan sebagian telah cair pada termin pertama.
"Ada yang sudah cair uang muka, ada yang masih dalam proses pengajuan SPM, dan ada pula yang baru persiapan."
"Kami minta BPKAD segera menindaklanjuti SPM yang sudah masuk, sementara yang masih persiapan dipercepat, "ujarnya.
Samsuddin menambahkan, rapat ini bertujuan untuk mendorong percepatan kinerja di seluruh OPD.
"Satu per satu OPD kami minta laporan progres. Ada yang sudah tuntaskan semua paket lelang, ada juga yang masih berjalan. Pertemuan ini penting agar semua bergerak lebih cepat, "katanya.
Baca juga: Cuaca Buruk, Polda Maluku Utara Minta Warga Kurangi Aktivitas Luar
Dari laporan yang disampaikan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) diketahui masih memiliki dua kegiatan yang belum masuk tahap tender, meski sebagian besar program sudah berjalan.
Pemprov Maluku Utara menargetkan agar seluruh OPD segera meningkatkan kinerja serapan anggaran.
Menurut Samsuddin, percepatan realisasi sangat berpengaruh pada pembangunan daerah dan pelayanan publik. (*)
| Sekda Malut: PKA Harus Hasilkan Dampak Nyata, Bukan Sekadar Dokumen |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Digitalisasi Keuangan, KKPD Jadi Andalan Tingkatkan Transparansi |
|
|---|
| DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI |
|
|---|
| Gubernur Malut Ganti Direktur RSUD Chasan Boesoirie, Rosita Alkatiri Jadi Plt |
|
|---|
| Kasus TBC Masih Tinggi, Dinkes Malut Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Target Eliminasi 2030 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Progres-pembangunan-Sofifi-Maluku-Utara.jpg)