Sabtu, 18 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

Daftar Pejabat Pemkab Taliabu yang Pindah Tugas ke Kepulauan Sula Maluku Utara

Kepindahan pegawai ini ada yang menjabat sebagai Kepala Kecamatan dan Kepala OPD, salah satunya yakni Alwan La Koko

|
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/La Ode Havidl
PEMERINTAH: Kantor Bupati Pulau Taliabu di Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat. Dikabarkan sejumlah pegawai pindah tugas ke Kepulauan Sula 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Sejumlah pegawai lingkup Pemkab Pulau Taliabu, Maluku Utara, pindah tugas.

Para pegawai tersebut mutasi ke Pemkab Kepulauan Sula setelah kepemimpinan bupati berganti.

Kebanyakan pegawai yang dimaksud sebelumnya memiliki jabatan strategis di Pemkab Pulau Taliabu.

Ada yang menjabat sebagai kadis, kabag, kepala badan dan camat.

Satu di antaranya adalah Alwan La Koko.

Baca juga: Sinergi Tata Kelola Good Governance, Pemprov Maluku Utara Sambut Hangat Tim Itjen Kemendagri

Semula, Alwan La Koko menjabat Camat Lede di Kabupaten Pulau Taliabu. Kini ia mutasi ke Sula menjadi Camat Mangoli Utara.

Berikut daftar pegawai mutasi berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunternate.com:

1. Alwan La Koko. Sebelumnya Camat Lede pindah tugas menjadi Camat Mangoli Utara, Kepulauan Sula

2. Basiludin La Besi. Sebelumnya Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Pulau Taliabu. Kini pindah tugas jadi Kadis Kominfo Kepulauan Sula.

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Bantuan RTLH di Halmahera Barat

3. Mansuh Mudo. Sebelumnya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Pulau Taliabu. Kini pindah tugas jadi Kabag Kesra Kepulauan Sula.

4. Muhammad Iwan Usya. Sebelumnya Kasatpol PP Pulau Taliabu. Kini pindah tugas di Pemkab Kepulauan Sula.

5. Syamsudin Ode Maniwi. Sebelumnya Kepala Bappeda Pulau Taliabu. Kabarnya pindah tugas di Kepulauan Sula.

6. Abdul Kadir Nur Ali. Sebelumnya Kepala BKKBN Pulau Taliabu. Kini pindah tugas ke Pemkab Kepulauan Sula

Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula

Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu dulunya satu kabupaten yakni Kabupaten Kepulauan Sula

Kabupaten Pulau Taliabu merupakan hasil pemekaran pada tahun 2012.

Pemekaran ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Taliabu yang secara geografis terpisah.

Kedua kabupaten ini merupakan bagian dari gugusan kepulauan yang berdekatan.

Pulau Taliabu terletak di sebelah barat Pulau Sanana (ibu kota Kepulauan Sula).

Transportasi utama yang menghubungkan keduanya adalah transportasi laut. Penyeberangan kapal ferry dan speedboat menjadi jalur vital untuk pergerakan orang dan barang.

Bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari sering kali didistribusikan dari Sanana, ibu kota Kepulauan Sula, menuju Taliabu.

Sebaliknya, Taliabu memiliki sumber daya alam seperti hasil hutan dan pertambangan yang menjadi komoditas penting.

Secara sosial, masyarakat di kedua kabupaten memiliki ikatan kekerabatan yang kuat.

Banyak penduduk di Taliabu yang masih memiliki sanak saudara di Kepulauan Sula, dan begitu pula sebaliknya.

Hubungan budaya, adat istiadat, dan bahasa daerah juga memiliki banyak kesamaan, mencerminkan asal-usul mereka dari satu entitas wilayah.

Meski sudah berpisah, kedua kabupaten masih menghadapi tantangan pembangunan yang serupa, seperti infrastruktur yang terbatas dan konektivitas.

Saat ini Kabupaten Kepulauan Sula dipimpin Bupati Fifian Adeningsi Mus dan Wakil Bupati MH Saleh Marasabesy.

Sedangkan Kabupaten Pulau Taliabu kini dipimpin Bupati Sashabila Lufitalia Widya Mus dan La Ode Yasir.

Fifian Adeningsi Mus adalah tante/bibi dari Sashabila Mus.

Sementara ayah Sashabila yakni Ahmad Hidayat Mus adalah Bupati Kepulauan Sula pertama yang memerintah selama dua periode: 2005-2010 dan 2010-2015. (*)

 

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved