Sabtu, 25 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Berita Populer Malut

3 Berita Populer Malut: Temuan Jasad Penuh Luka Tusuk di Halsel - Kasus Sebaran Video Asusila Pacar

Ada juga berita dugaan pengkondisian proyek jalan di Kasiruta Timur, Halmahera Selatan dilaporkan ke polisi

Kolase Tribunternate.com
BERITA POPULER MALUT - Kolase foto berita populer hari ini, Sabtu (18/4/2026). Berikut daftar tiga berita populer Maluku Utara hari ini, Sabtu (18/4/2026). Temuan Jasad Penuh Luka Tusuk di Halsel - Kasus Sebaran Video Asusila Pacar. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut daftar tiga berita populer Maluku Utara atau yang paling banyak dibaca di website TribunTernate.com hari ini, Sabtu (18/4/2026).

Diantaranya ada berita pria berinisial SLN alias Sarjun, warga Kecamatan Obi, Halmahera Selatan dilaporkan ke pihak kepolisian karena diduga menyebarkan konten asusila berupa foto dan video tanpa busana milik sang pacar.

Lalu berita seorang pria ditemukan tidak bernyawa di tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan.

Baca juga: Pemkab Taliabu Matangkan Persiapan Berbagai Lomba dan Layanan Gratis Jelang HUT ke 13

Hingga berita dugaan pengkondisian proyek pembangunan jalan lapen di Kecamatan Kasiruta Timur (Kastim) yang melekat di Dinas PUPR Halmahera Selatan memasuki babak baru.

Sebar Foto dan Video Asusila serta Ancam Bunuh Pacar, Pria di Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi

HUKUM: Tampak sejumlah keluarga korban kasus penyebaran video dan foto asusila serta ancaman pembunuhan mendatangi Kantor Satreskrim Polres Halmahera Selatan, Jumat (17/4/2026). Terduga pelaku dalam kasus ini ialah seorang pria berinisial SLN alias Sarjun, warga Kecamatan Obi
HUKUM: Tampak sejumlah keluarga korban kasus penyebaran video dan foto asusila serta ancaman pembunuhan mendatangi Kantor Satreskrim Polres Halmahera Selatan, Jumat (17/4/2026). Terduga pelaku dalam kasus ini ialah seorang pria berinisial SLN alias Sarjun, warga Kecamatan Obi(TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani)

Seorang pria berinisial SLN alias Sarjun, warga Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara dilaporkan ke pihak kepolisian.

Ia diduga menyebarkan konten asusila berupa foto dan video tanpa busana milik sang pacar, DI, melalui aplikasi WhatsApp dan Messenger.

Selain menyebarkan konten tersebut, SLN juga diduga melayangkan ancaman pembunuhan kepada DI setelah hubungan asmara keduanya merenggang.

Baca Selengkapnya  

BREAKING NEWS: Pria 21 Tahun di Halmahera Selatan Ditemukan Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk

HUKUM: Tampak sejumlah personel Polsek Pulau Obi, Halmahera Selatan mengevakuasi jenazah pria 21 tahun bernama Kristian Roberto Suu, Jumat (17/4/2026). Ia ditemukan tewas di tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Kawasi, Kecamatan Pulau Obi
HUKUM: Tampak sejumlah personel Polsek Pulau Obi, Halmahera Selatan mengevakuasi jenazah pria 21 tahun bernama Kristian Roberto Suu, Jumat (17/4/2026). Ia ditemukan tewas di tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Kawasi, Kecamatan Pulau Obi(Istimewa/Kolase Tribunternate.com)

Seorang pria ditemukan tidak bernyawa di tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 06:30 WIT.

Korban diketahui bernama Kristian Roberto Suu (21), warga Bintuni, Papua Barat yang bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan tambang.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan mengaku anggota Polsek Obi telah mengevakuasi jenazah korban setelah menerima laporan dari warga.

Baca Selengkapnya  

Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat

PROYEK: Tampak sejumlah pekerja mengangkut material proyek jalan lapen di Kasiruta Timur dari atas kapal, Senin (13/4/2026).
PROYEK: Tampak sejumlah pekerja mengangkut material proyek jalan lapen di Kasiruta Timur dari atas kapal, Senin (13/4/2026).(Istimewa/Kolase Tribunternate.com)

Dugaan pengkondisian proyek pembangunan jalan lapen di Kecamatan Kasiruta Timur (Kastim) yang melekat di Dinas PUPR Halmahera Selatan, Maluku Utara memasuki babak baru.

Proyek senilai Rp 2,8 miliar lebih ini diduga dikondisikan untuk kontraktor tertentu. Sementara tahapan tender belum dilakukan sama sekali.

Dugaan ini mencuat setelah adanya mobiliasi material dan alat berat ke lokasi proyek, dilakukan seorang kontraktor yang akrab disapa Haji Nyong.

Baca Selengkapnya  

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved