Pemprov Malut
Dari Panggung Sofifi, Pesparawi Maluku Utara 2025 Gema Persaudaraan dan Prestasi
Eksebisi Pesparawi dan Musik Yangere Maluku Utara 2025 resmi ditutup Minggu (14/9/2025) malam di Sofifi
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Eksebisi Pesparawi dan Musik Yangere Maluku Utara 2025 resmi ditutup Minggu (14/9/2025) malam dengan penobatan Halmahera Barat sebagai Juara Umum.
Selama tiga hari, ajang ini tak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga menghadirkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan cinta kasih melalui harmoni suara dan tradisi.
Berdasarkan rilis yang diterima Tribunternate.com pada Senin (15/9/2025), hasil lomba adalah juara I Halmahera Barat (88 poin), juara II Halmahera Utara (84 poin), juara III Halmahera Timur (82,5 poin), harapan I Halmahera Tengah (80 poin), harapan II Tidore Kepulauan (78,5 poin), harapan III Kota Ternate (77 poin).
Baca juga: Pesparawi Maluku Utara 2025 Usai, Halmahera Barat Raih Juara Umum
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menyampaikan rasa bangga dan pesan motivasi bagi seluruh peserta.
“Saya merasa sangat bangga dan terhormat berada di tengah peserta yang luar biasa ini. Karena tidak hanya suara indah yang kita dengar, tetapi juga pesan-pesan perdamaian, persaudaraan, dan cinta kasih disampaikan dalam setiap nyanyian,” ujarnya penuh kekaguman.
Sherly menambahkan, kemenangan di Pesparawi ini adalah awal perjalanan, bukan akhir. Para kontingen didorong untuk terus berlatih dan meningkatkan performa, mengingat Maluku Utara akan tampil di Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, Juni 2026.
Baca juga: Sanggar Dabiloha Tampilkan Tarian Saloi di Pesparawi 2025, Gubernur Malut Sherly Laos Apresiasi
“Selamat kepada seluruh pemenang. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk lebih giat berlatih. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini agar Maluku Utara bisa kembali mengukir prestasi terbaik di kancah nasional,” tutupnya.
Ajang Pesparawi Maluku Utara tahun ini tak hanya menorehkan juara, tetapi juga memperlihatkan harmoni masyarakat.
Setiap suara dan alunan musik Yangere menjadi bukti bahwa Maluku Utara bisa bersatu dalam perbedaan, dengan kasih sebagai bahasa bersama. (*)
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos: Alokasi Infrastruktur Minimal 10 Persen atau RAPBD Ditolak! |
|
|---|
| Perkuat Infrastruktur, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Lobi 4 Dirjen Kementerian PU |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah |
|
|---|
| dr Julys Giscard: Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara Masih Tinggi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Ungkap Penyebab Inflasi: Ombak Tinggi Bikin Harga Ikan Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/pesparawi-malut-sherly-laos-dan-forkopimda.jpg)