Profil Tokoh
Mengenal Lebih Dekat Aziz Hasyim, Akademisi Unkhair Ternate dan Penggerak Diskursus Publik Malut
Berikut sosok Aziz Hasyim, akademisi yang tak asing di kalangan aktivis maupun publik Maluku Utara
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Berikut sosok Aziz Hasyim, akademisi yang tak asing di kalangan aktivis maupun publik Maluku Utara.
Pria kelahiran Desa Guruapin, Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan, 20 Januari 1973 ini dikenal aktif menyoroti berbagai persoalan di Maluku Utara.
Aktivitas tersebut ia lakukan di tengah kesibukannya sebagai dosen Fakultas Ekonomi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.
Baca juga: 12 Ramalan Keuangan Shio Besok Kamis 25 September 2025: Kerbau Stabil, Macan Fluktuatif
Aziz Hasyim kerap muncul sebagai narasumber seminar nasional maupun regional.
Tak hanya aktif menyoroti berbagai persoalan di Maluku Utara, ia juga produktif di dunia literasi. Ia kerap menjadi penulis dalam sejumlah buku kumpulan tulisan, serta menulis opini di berbagai media lokal.
Kepada TribunTernate.com, Aziz Hasyim mengaku tidak pernah membayangkan dirinya bisa meraih gelar doktor. Pencapaian itu ia raih berkat kerja keras, serta dorongan dari orang tua dan dukungan para sahabat.
“Perjalanan saya menyandang gelar doktor cukup menantang dan banyak hal yang saya pelajari,” kata Aziz Hasyim, Rabu (24/9/2025).
Dia menyebut selama perkuliahan, selain belajar dirinya juga aktif berorganisasi hingga menduduki beberapa jabatan, maupun mendirikan lembaga atau forum diskusi.
Ia juga mengaku hampir tidak dapat menyelesaikan perkuliahan. Bahkan, ia sempat memilih kembali ke kampung halaman.
"Walaupun mendapat dukungan untuk studi yang tinggi dari orang tua dan keluarga, tetapi karena belum memiliki keinginan kuat untuk studi lanjut S1, akhirnya saya berhenti dan kembali ke kampung halaman,” jelasnya.
Setelah kembali ke Ternate dan melanjutkan kuliah, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Khairun Ternate ini mengaku langsung memusatkan perhatian pada belajar serta aktif berorganisasi.
Ia bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mengikuti berbagai kegiatan seperti training dan diskusi, hingga turut membentuk Forum Khatulistiwa yang berfokus pada kegiatan diskusi, kajian, dan membaca buku.
Bahkan Aziz Hasyim juga menuturkan, selama proses perkuliahan S1, pada tahun 2003 ia banyak terlibat dalam kerja Forum Studi Halmahera (Foshal) dan British council, dengan agenda membangun perdamaian di Maluku Utara pasca konflik.
Setelah menyelesaikan studi S1, Aziz Hasyim langsung melanjutkan S2.
Pada tahun 2009, Aziz menginisiasi program damai anak muda multi etnis untuk 3 wilayah, yaitu Kota Ternate, Halmahera Barat, dan Halmahera Utara, kerjasama Foshal dan You Said-Serasi.
| Dari Guru Berprestasi ke Pimpinan Sekolah Unggulan, Sabaria Siap Bawa SMAN 1 Ternate Lebih Maju |
|
|---|
| Dari ASN 2002 ke Kursi Eselon II, Basyuni Thahir Resmi Nahkodai Dinas Kehutanan Maluku Utara |
|
|---|
| Mengenal Sosok Jendra Firdaus, Aspidsus Kejati Maluku Utara yang Baru |
|
|---|
| Profil Mayjen Dody Triwinarto, Lulusan Akmil 1996 yang Dipercaya Jabat Pangdam XV/Pattimura |
|
|---|
| Profil dan Jejak Karier Alien Mus, Kembali Dipercaya Bahlil Lahadalia Pimpin Golkar Maluku Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/e-Parkir-di-Ternate-dikritisi.jpg)