Polda Malut
Irjen Pol Waris Agono: Polwan Harus Jadi Teladan dalam Pelayanan Masyarakat Malut
Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polda Maluku Utara diharapkan menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugas di lapangan
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polda Maluku Utara diharapkan menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugas di lapangan.
- Hal itu katakan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono.
- Ia menekankan pentingnya peran strategis Polwan dalam memperkuat pelayanan publik. Sebab baginya, Polwan memiliki keunggulan dalam komunikasi, empati, dan pendekatan humanis yang sangat dibutuhkan, dalam pelayanan SPKT, SKCK, hingga pembinaan masyarakat.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polda Maluku Utara diharapkan menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugas di lapangan.
Hal itu katakan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono.
Ia menekankan pentingnya peran strategis Polwan dalam memperkuat pelayanan publik. Sebab baginya, Polwan memiliki keunggulan dalam komunikasi, empati, dan pendekatan humanis yang sangat dibutuhkan, dalam pelayanan SPKT, SKCK, hingga pembinaan masyarakat.
Baca juga: Diduga Langgar Aturan Pelayaran, Aktivitas PT STS di Halmahera Timur Diselidiki Polda Malut
Lanjut, keberadaan Polwan juga dinilai lebih efektif dalam penanganan kasus perempuan dan anak melalui unit pelayanan perlindungan perempuan dan anak (UPPA).
“Polwan harus hadir di semua fungsi operasional. Tidak hanya pada layanan administratif, tetapi juga pada tugas-tugas inti kepolisian,” kata Irjen Pol Waris saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).
Selain menyoroti peran, ia juga menguraikan empat etika utama yang wajib dijunjung setiap Polwan yakni etika kepribadian, kemasyarakatan, kenegaraan, dan kelembagaan.
Ia menekankan pentingnya integritas, sikap ramah, kedisiplinan, serta etika bermedia sosial.
Dalam konteks etika kenegaraan, Kapolda mengingatkan agar Polwan tetap netral dalam politik dan memegang teguh nilai Pancasila serta UUD 1945.
Etika kelembagaan juga mendapat perhatian khusus. Kapolda menegaskan perlunya menjaga nama baik Polri, mematuhi prosedur, hingga membangun hubungan harmonis di internal institusi.
“Hormati senior, bina junior, dan hindari konflik yang tidak perlu,” katanya.
Lebih lanjut, ia turut mengingatkan sejumlah larangan yang telah diatur dalam Perpol Nomor 7 Tahun 2022, mulai dari tindakan anti-Pancasila, penyalahgunaan wewenang, hingga keterlibatan dalam narkoba, judi, gratifikasi, maupun perselingkuhan.
Ia menegaskan agar seluruh Polwan menjaga diri dari tindakan pelanggaran yang dapat berujung pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), seperti penyimpangan seksual, jual-beli senjata ilegal, atau pungli dalam rekrutmen.
Jenderal bintang dua itu juga menekankan prinsip kepemimpinan yang harus dijalankan Polwan, terutama bagi mereka yang memegang jabatan.
Baca juga: Akses Jalan Terbatas, Pemprov Malut Komitmen Benahi Infrastruktur Loloda Utara
Sebab empat prinsip utama humanis, legitimasi, kepercayaan, dan penghormatan.
“Kunci utamanya adalah kesadaran diri dan disiplin."
“Saya juga mengingatkan agar setiap Polwan menjaga kehormatan pribadi dan keluarga, menjaga pergaulan, menjauhi fitnah, serta menampilkan akhlak yang baik dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari,” ucapnya. (*)
| Kapolres Halteng Sapa Suku Togutil di Weda Tengah, Salurkan Bantuan dan Pererat Silaturahmi |
|
|---|
| Bid Propam Polda Malut Gencar Cegah Pelanggaran Anggota Polri di Tidore |
|
|---|
| Jaga Citra Polri, Bid Propam Polda Maluku Utara Gelar Operasi Gaktibplin di Polres Ternate |
|
|---|
| Bidpropam Polda Maluku Utara Tertibkan Personel Polres Halsel, Tekankan Larangan Narkoba dan Judol |
|
|---|
| Langkah Awal Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Arif Budiman, Sambangi Kejati untuk Perkuat Sinergitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/polwan-polda-malut.jpg)