Senin, 4 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Tidore

Pemkot Tidore Bahas Strategi Penanggulangan Kemiskinan

BRIDA Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah 2025

Tayang:
Dok: Prokopim Tidore
RAKOR - Baperida) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2025. Rakor dihelat di ruang pertemuaan Penginapan Visal, Kelurahan Gamtufkange, Senin (15/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Badan Pengembangan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2025.
  • Rakor dihelat di ruang pertemuaan Penginapan Visal, Kelurahan Gamtufkange, Senin (15/12/2025).
  • Rakor tersebut dihadiri dan dibuka Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman. 

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Badan Pengembangan Riset Inovasi Daerah (Baperida) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2025.

Rakor dihelat di ruang pertemuaan Penginapan Visal, Kelurahan Gamtufkange, Senin (15/12/2025).

Rakor tersebut dihadiri dan dibuka Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman.

Baca juga: TPID Tidore Sidak Pasar Gosalaha Jelang Nataru, Harga Sejumlah Komoditas Pangan Naik

Dalam sambutannya, ia mengatakan kemiskinan merupakan PR bersama, yang penting untuk dipikirkan dan dianalisa secara baik agar mendapatkan jalan keluar yang tepat.

Dia menambahkan, rakor harus dilaksanakan pada akhir tahun atau sebelum APBD ditetapkan, untuk mengevaluasi dan mengantisipasi yang akan datang.

"Penting dan menjadi perhatian untuk kita semua, agar dalam penganggaran itu ada politik anggaran yang kita bisa lakukan, sehingga penanggulangan kemiskinan bisa terjadi dalam suatu perencanaan matang."

Baca juga: 12 Ramalan Keuangan Shio Besok Rabu 17 Desember 2025: Kelinci Hoki Finansial, Tikus Visioner

“Kami sangat berharap rapat ini membuka jalan penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di tahun 2026 nanti, oleh karena itu catatan-catatan penting rakor menjadi dasar mengambil tindakan, kebijakan dan penganggaran,” ucap Ahmad Laiman.

Sementara itu, Kepala Baperida Tidore, Saiful Bahri Latif, dalam laporannya menyampaikan rakor Penanggulangan Kemiskinan ini untuk menyatukan langkah, data, dan program dari stakeholders dalam merumuskan strategi penanggulangan, agar lebih efektif dan tepat sasaran. 

Serta meningkatkan peran dan fungsi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) dalam menjalankan tugas pokok dengan inovasi, sinkronisasi, optimalisasi dan memastikan program berjalan sinergis dan terukur, serta mencapai target pengurangan angka kemiskinan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved