Pemkab Halmahera Selatan
Seleksi 7 Jabatan Eselon II Pemkab Halmahera Selatan Diuji Asesor Kementan
Seleksi 7 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah memasuki tahapan assessment center atau metode penilaian
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Seleksi 7 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah memasuki tahapan assessment center atau metode penilaian kompetensi terstruktur dengan menggunakan simulasi perilaku, tes, dan observasi.
- Peserta mengikuti tahapan Live Group Discussion (LGD) via zoom di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jl. Kebun Karet Putih, Kecamatan Bacan Selatan.
- Sebelum mengikuti LGD, para peserta terlebih dahulu melalui tahapan penulisan makalah dan presentase.
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Seleksi 7 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah memasuki tahapan assessment center atau metode penilaian kompetensi terstruktur dengan menggunakan simulasi perilaku, tes, dan observasi.
Pada Rabu (24/12/2025), para peserta mengikuti tahapan Live Group Discussion (LGD) via zoom di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jl. Kebun Karet Putih, Kecamatan Bacan Selatan.
Sebelum mengikuti LGD, para peserta terlebih dahulu melalui tahapan penulisan makalah dan presentase.
Baca juga: Pemkab Halmahera Timur dan Kemenkes RI Bahas Program RSUD Maba Jelang Peresmian
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, mengatakan bahwa panitia seleksi (Pansel) menggunakan asesor dari pusat penilaian kompetensi Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menguji kompetensi para peserta yang melamar 7 jabatan eselon II tersebut.
Menurut dia, asesor dari Kementan digunakan berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
"Asesor dari Kementan ini telah bersertifikasi nilai A. Jumlah mereka ada 14, di dalamnya termasuk tim ITE. Dan yang datang untuk menyeleksi langsung, itu 5 asesor. Sementara asesor lainnya via zoom," kata Abdillah saat ditemui di ruangan kerjanya.
Setelah tahapan LGD, para peserta selanjutnya mengikuti tahapan wawancara. Mereka diwawancara langsung oleh asesor dari Kementan.
Abdillah mengungkapkan, pendaftar 7 jabatan eselon II ini awalnya 26 orang. Namun, 1 orang tak memenuhi syarat adminstrasi, dan 1 orang lagi berhalangan ikut lantaran jadwal seleksi berbenturan dengan jadwal wisuda gelar Insinyur-nya.
"Yang tidak memenuhi syarat ini pejabat dari Pemprov Maluku Utara. Surat rekomendasinya tidak diteken Gubernur selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK), melainkan Asisten I."
"Sehingga sekarang ini peserta tinggal 24 orang, karena 1 orang lagi itu berhalangan karena ikut wisuda Insinyur. Bersangkutan juga tidak ikut tahapan seleksi dari awal," tambah Abdillah.
Setelah tahapan assessment center, 24 peserta tersebut selanjutnya mengikuti tahapan wawancara pada Kamis (25/12/2025) di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan.
Abdillah menjelaskan, dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, Pansel dan asesor akan menetapkan nilai yang diperoleh masing-masing peserta. Nilai itu selanjutnya disampaikan ke Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, selaku PPK.
"Jadi nanti PPK dalam hal ini Bupati, melihat nilai para peserta, dan menetapkan 3 orang dengan nilai paling tinggi dalam 1 jabatan yang dilamar. Bupati selanjutnya menyampaikan ke BKN terkait nilai dari hasil seleksi peserta."
"Tinggal mereka (BKN) merekomendasi mana (peserta) yang Bupati pilih untuk dilantik atau seperti apa, kami belum tahu. Intinya kita jalan mekanismenya, sesuai ketentuan," tandas Abdillah.
Baca juga: Daftar Harga Tiket Laga Malut United vs Borneo FC di Kie Raha, Kick-off Minggu 28 Desember 2025
Berikut 7 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan yang diseleksi:
| Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat |
|
|---|
| Minim Laporan Tenaga Kerja, Ditransker Halsel Siapkan UPTD di Obi |
|
|---|
| Jumlah Rumah Rusak di Pulau Makian Halsel Akibat Puting Beliung Bertambah |
|
|---|
| Ribuan TKA Sumbang PAD Halsel Rp56 Miliar, Daud Djubedi Optimis Naik Tahun Ini |
|
|---|
| Kuras APBD Halmahera Selatan Rp17 Miliar, Proyek Jalan Kaputusang-Indari Terkendala Lahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/seleksi-jabatan-abdillah-kamarullah.jpg)