Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Warga Patungan Bangun Jalan Setapak Penghubung Kecamatan di Taliabu, Habiskan Rp 70 Juta

Jalan setapak tersebut dibangun oleh 4 warga bernama Wa Muliana, La Dini, La Asini, dan La Abudani

|
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
INFRASTRUKTUR: Penampakan jalan setapak yang dibangun 4 orang warga Kecamatan Lede Pulau Taliabu dengan cara patungan 
Ringkasan Berita:1. Warga Desa Lede dan Desa Balohang, Kecamatan Lede, Pulau Taliabu membangun jalan setapak seadanya
2. Lokasi jalan ini berada di wilayah jalur Air Lise Kecamatan Lede menuju Kecamatan Taliabu Barat Laut
3. Jalan tersebut dibangun oleh 4 warga bernama Wa Muliana, La Dini, La Asini dan La Abudani

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Warga Desa Lede dan Desa Balohang, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, membangun jalan setapak seadanya.

Lokasi jalan ini berada di wilayah jalur Air Lise Kecamatan Lede menuju Kecamatan Taliabu Barat Laut.

Jalan tersebut dibangun oleh 4 warga bernama Wa Muliana, La Dini, La Asini, dan La Abudani.

Awalanya, mereka membangun jalan sepanjang 50 meter pada November 2025. Kini panjang jalan ini sudah bertambah jadi 400 meter dikerjakan.

Baca juga: Sebuah Rumah di Desa Pancoran Taliabu Ludes Terbakar

Insiatif 4 warga tersebut membangun jalan adalah untuk membantu pengendara dalam melintas khusus sepeda motor.

Sekali lewat jalan ini dikenakan tarif Rp10 ribu.

Muliana (58), salah satu donatur pembangunan jalan setapak ini mengatakan, anggaran patungan bangun jalan tersebut kurang lebih sudah mencapai Rp70 juta rupiah.

INFRASTRUKTUR: Penampakan jalan setapak yang dibangun 4 orang warga Kecamatan Lede Pulau Taliabu dengan cara patungan
INFRASTRUKTUR: Penampakan jalan setapak yang dibangun 4 orang warga Kecamatan Lede Pulau Taliabu dengan cara patungan (Istimewa)

"Kalau uang yang kita bangun itu sudah bisa habis Rp70 juta. Karena semen yang kita beli saja sudah 200 sak," kata Muliana, dihubungi Tribunternate.com, Sabtu (3/1/2025).

Menurut dia, mereka belum menerima modal balik dari pekerjaan jalan setapak tersebut.

Terlepas dari itu, mereka ingin jalan setapak yang ada seadanya dapat membantu akses pengendara.

Baca juga: 12 Personel Polres Taliabu Kena Pelanggaran Disiplin Sepanjang 2025, di Antaranya Narkoba dan Miras

Ada pun tarif jalan setapak sekali lintas Rp10 ribu diberlakukan dengan tujuan untuk biaya perawatan jalan.

"Kalau modal belum dapat, tapi kita semata-mata untuk bantu warga."

"Kemudian kalau Rp 10 ribu untuk biaya perawatan jalan, (kalau jalannya rusak pakai uang itu), "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved