Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Pelayanan SPBU Desa Bapenu Taliabu Dikeluhkan

"Seorang petugas SPBU Desa Baprenu, Taliabu Selatan malah melayani warga lain yang membawa jerigen berukuran 20 liter, "ungkap Nandar

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
KELUHAN: SPBU di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu. 
Ringkasan Berita:1. Pelayanan SPBU di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu dikeluhkan
2. Keluhan itu disampaikan warga sekitar bernama Nandar melalui video 23 detik yang diunggahnya ke Medsos.
3. Nandar: Petugas SPBU justru melanjutkan pengisian (Pertalite) ke puluhan jeriken dengan alasan sudah terlanjur berlangsung

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Pelayanan SPBU Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu, Maluku Utara dikeluhkan.

Keluhan itu disampaikan warga sekitar bernama Nandar melalui video 23 detik yang diunggahnya ke media sosial (Medsos).

Tribunternate.com berhasil terkonfirmasi dengan Nandar via ponsel pada Senin (5/1/2026) sore.

Di mana Nandar mengaku video yang ia rekam pukul 16.30 WIT Senin hari ini karena kesal dengan salah seorang petugas SPBU.

Baca juga: Polres Taliabu Ultimatum Pelaku Usaha Galian C Lengkapi Izin di 2026

"Saat itu saya antre isi minyak (Pertalite) ke motor saya dengan beberapa warga lainnya."

"Tapi begitu antre, seorang petugas SPBU bilang jam operasional sudah selesai."

"Tapi anehnya, petugas itu malah melayani warga lain yang membawa jerigen berukuran 20 liter, "ungkap Nandar.

KELUHAN: SPBU di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu.
KELUHAN: SPBU di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu. (Istimewa)

Menurutnya, pelayanan SPBU Desa Bapenu seakan tebang pilih.

Padahal, kata dia, pertalite merupakan BBM bersubsidi yang seharusnya tersalur merata.

"Parahnya lagi, pengisian Pertalite dilakukan manual. BBM-nya ada dalam ember yang disediakan petugas untuk diisi ke kendaraan."

"Tadikan saya mengantri isi minyak, tapi cuma yang bagian depan saja yang bisa isi karena yang di ember mereka gunakan untuk isi minyak sudah habis, "lanjut Nandar.

Baca juga: Ada 5 Laka Lantas di Taliabu Sepanjang 2025, Kerugian Mareril Capai Rp 3,5 Juta

Sambungnya, petugas SPBU Desa Bapenu hentikan pelayanan untuk kendaraan sepeda motor.

Mereka justru melanjutkan pengisian (Pertalite) ke puluhan jeriken dengan alasan sudah terlanjur berlangsung.

"Saya hanya heran, kami yang bawa motor mau isi dibatasi, sementara jeriken-jeriken di isi terus, "keluhnya sembari meminta pihak kepolisian dapat menelusuri apa yang dianggapnya sebuah permasalahan ini. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved