Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Perkuat SDM, Dubes Austria Jajaki Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Malut

Dubes Austria untuk Indonesia, Dr. Thomas Loidl, Kunjungan Kerja (Kunker) ke Malut untuk jajakai kerja sama pendidikan vokasi

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
KUNJUNGAN - Foto bersama usai Kunker Dubes Australia untuk Indonesia Dr. Thomas Laidl di Kadaton Ternate didampingi langsung Sultan Ternate Hidayatullah Syah, Sekprov Malut Samsudin A Kadir berserta perangkat Kesultanan Ternate, Rabu (7/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Duta Besar (Dubes) Austria untuk Indonesia, Dr. Thomas Loidl, Kunjungan Kerja (Kunker) ke Maluku Utara.
  • Kunker ini bertujuan menjajaki kerja sama antara pemerintah Austria dengan Maluku Utara dalam bidang pendidikan vokasi.
  • Di Kadaton Kesultanan Ternate, Rabu (7/1/2026), Dubes Austria beserta rombongan bertemu dengan Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir dan Sultan Ternate Hidayatullah Sjah.

Rilis

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Duta Besar (Dubes) Austria untuk Indonesia, Dr. Thomas Loidl, Kunjungan Kerja (Kunker) ke Maluku Utara.

Kunker ini bertujuan menjajaki kerja sama antara pemerintah Austria dengan Maluku Utara dalam bidang pendidikan vokasi.

Di Kadaton Kesultanan Ternate, Rabu (7/1/2026), Dubes Austria beserta rombongan bertemu dengan Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir dan Sultan Ternate Hidayatullah Sjah.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 63 64: Ayo Berlatih

Kepala Perwakilan Indonesia untuk Austria, Alvin Saadi, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Kunker Dubes ke Maluku Utara untuk penjajakan kerja sama di bidang pendidikan vokasi dan sosial budaya.

"Ini merupakan langkah awal penjajakan kerja sama dalam bidang pendidikan vokasi. Hal ini selain memperkuat SDM yang unggul juga meningkatkan pendapatan masyarakat Malut," katanya.

Ia menjelaskan, nantinya terdapat pelatihan Intensif misalnya, pertukangan kayu, teknik mesin, dan teknik pendidikan lainnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat Maluku Utara.

"Membekali SDM lokal agar mampu mengoperasikan teknologi terkini guna menghadapi tantangan industri masa depan," ungkapnya.

Sementara itu, Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir,  mengungkapkan bahwa tawaran kerja sama ini merupakan momentum penting bagi daerah.

Kata Samsuddin, Austria, yang dikenal memiliki sejarah sistem vokasi selama kurang lebih dari 200 tahun, menawarkan konsep link and match untuk memastikan lulusan pendidikan memiliki keterampilan yang sesuai, cocok dengan kebutuhan industri global.

"Tentunya pemerintah Malut menyambuat baik dan siap berkolaborasi dengan konsep pindidikan vokasi yang ditawarkan oleh Austria, ini demi kemajuan SDM yang unggul di Malut," ujarnya.

Senada dengan itu, Sultan Ternate Hidayatullah Sjah juga menyambut baik inisiatif ini, mengingat hubungan antara Austria dan Ternate telah terjalin sejak tahun 1621.

"Catatan sejarah seorang warga Austria bernama Cornelis yang menetap selama 7 tahun di Ternate dan menulis buku tentang rempah-rempah menjadi landasan emosional yang mempererat diplomasi kedua pihak," jelas Hidayatullah Sjah.

Ia berharap, Pemerintah Provinsi dapat bersikap proaktif dalam kerja sama ini.

Baca juga: Ramalan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci Besok Jumat 9 Januari 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki

"Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan regulasi dan sikap proaktif pemerintah daerah dalam menindaklanjuti tawaran teknis dari pihak Austria," tegasnya.

Hidayatullah Sjah yang juga merupakan anggota DPD RI Dapil Maluku Utara mencontohkan, merujuk pada pernyataan Duta Besar Austria, bahwa keberhasilan kerja sama dengan Austria telah dirasakan di sejumlah kota seperti Medan dan Makassar. Tenaga kerja, seperti pelaut yang tersertifikasi dengan sistem Austria mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan

Implementasi jajakan kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku Utara, tetapi membuka lapangan kerja internasional bagi generasi muda. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved