Pulau Taliabu
Tak Selesai Dikerjakan, Ini Daftar 5 Proyek APBD Pulau Taliabu yang Ditangani APH
Lebih dari satu proyek fisik yang dianggarkan menggunakan APBD Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menjadi perhatian serius Aparat Penegak Hukum
Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Lebih dari satu proyek fisik yang dianggarkan menggunakan APBD Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menjadi perhatian serius Aparat Penegak Hukum (APH).
- Lantaran pekerjaannya tidak selesai sesuai dengan kontrak proyek yang sudah ditentukan. Bahkan menimbulkan kerugian keuangan negara mencapai miliaran rupiah.
- Temuan ini sedang didalami Polda Maluku Utara.
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Lebih dari satu proyek fisik yang dianggarkan menggunakan APBD Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menjadi perhatian serius Aparat Penegak Hukum (APH).
Lantaran pekerjaannya tidak selesai sesuai dengan kontrak proyek yang sudah ditentukan. Bahkan menimbulkan kerugian keuangan negara mencapai miliaran rupiah.
Baca juga: Korban Kebakaran di Desa Pancoran Terima Bantuan Pemkab Taliabu
Temuan ini sedang didalami Polda Maluku Utara.
Kemudian baru-baru ini, Kejakasaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, melakukan proses hukum temuan pada proyek pembangunan Istana Daerah (ISDA) Pulau Taliabu.
ISDA dibangun dengan anggaran sebesar Rp17,5 miliar dan kerugian senilai Rp8 miliar.
Dalam perkara ini, telah ditetapkan tiga orang tersangka. Termasuk eks Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu, Suprayidno.
"Hasil temuan itu ada Rp 8 miliar dan saat ini kita sudah tetapkan dua orang sebagai tersangka," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Richard Sinaga pada Selasa (9/12/2025).
Baca juga: Cegah Perusakan Fasilitas, Pemkab Halmahera Timur Tingkatkan Patroli Siang–Malam di Taman Woyogula
Berikut proyek fisik yang menjadi temuan dan ditangani APH Maluku Utara :
- Proyek Istana Daerah (ISDA) Pulau Taliabu. Lokasinya di pertengahan antara Desa Bobong dan Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat. Proyek ini menjadi temuan BPK kurang lebih Rp8 miliar dari anggaran kontrak Rp17,5 miliar.
- Proyek jalan Tabona-Peleng. Lokasinya diwilayah Kecamatan Tabona. Proyek ini dikerjakan menggunakan APBD T.A 2023 sebesar Rp7 miliar. Pekerjaannya tak selesai.
- Proyek ruas jalan Tikong-Nunca diwilayah Kecamatan Taliabu Utara. Anggarannya dialokasikan sebesar Rp15 miliar lebih ada tahun 2020. Proyek ini menjadi temuan dan sedang dilakukan pendalaman oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.
- Proyek Jalan Rabat Beton Nggele- Lede Pulau Taliabu. Lokasinya diantaranya Kecamatan Taliabu Barat Laut dan Kecamatan Lede. Proyek ini telah ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, proses hukumnya sudah dalam tahap penyidikan.
- Perkara dugaan korupsi pembangunan fasilitas SMK Negeri 1 Pulau Taliabu. (*)
| Ikuti Kebijakan Polda Malut, Operasi Patuh Kie Raha 2026 di Taliabu Ditunda |
|
|---|
| Lahan TPU Lama Mulai Penuh, Warga 2 Desa di Taliabu Gotong Royong Buka Lokasi Perkuburan Baru |
|
|---|
| Gegara Hal Ini Ketua Kelompok Nelayan Camar Laut di Taliabu Enggan Serahkan Fiber Bantuan ke Anggota |
|
|---|
| Sempat Cekcok Soal Lahan Parkir Perahu & Rumah Panggung, 2 Warga Desa Jorjoga Taliabu Akhirnya Damai |
|
|---|
| Polsek Siap Lede Pulau Taliabu Amankan 5 Karton Cap Tikus dari KM Graselia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/kantor-bupati-taliabu-1.jpg)