Rabu, 8 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Imlek 2026

Malam Penutupan Imlek di Ternate, Umat Khonghucu Doakan Tahun Baru Lebih Makmur

Umat Khonghucu di Kota Ternate, Maluku Utara menggelar ibadah penutupan Tahun Baru Imlek 2576 sekaligus menyambut datangnya tahun baru 2577 pada Senin

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Sansul Sardi
IBADAH PENUTUPAN IMLEK - Umat Khonghucu di Kota Ternate, Maluku Utara menggelar ibadah penutupan Tahun Baru Imlek 2576 sekaligus menyambut datangnya tahun baru 2577 pada Senin (16/2/2026) malam. Sekretaris Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Ternate, JS Boy Ang atau yang akrab disapa Ang Ming Tjiat, menjelaskan bahwa malam tersebut menjadi momen terakhir dalam kalender Imlek tahun 2576. 
Ringkasan Berita:
  1. Umat Khonghucu di Kota Ternate, Maluku Utara menggelar ibadah penutupan Tahun Baru Imlek 2576 sekaligus menyambut datangnya tahun baru 2577 pada Senin (16/2/2026) malam.
  2. Sekretaris Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Ternate, JS Boy Ang atau yang akrab disapa Ang Ming Tjiat, menjelaskan bahwa malam tersebut menjadi momen terakhir dalam kalender Imlek tahun 2576.
  3. Boy Ang mengungkapkan bahwa jumlah umat yang hadir dalam ibadah penutupan tahun ini tidak sebanyak perayaan tahun sebelumnya.

TRIBUNTERNATE.COM,TERNATE – Umat Khonghucu di Kota Ternate, Maluku Utara menggelar ibadah penutupan Tahun Baru Imlek 2576 sekaligus menyambut datangnya tahun baru 2577 pada Senin (16/2/2026) malam.

Sekretaris Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Ternate, JS Boy Ang atau yang akrab disapa Ang Ming Tjiat, menjelaskan bahwa malam tersebut menjadi momen terakhir dalam kalender Imlek tahun 2576.

“Malam ini adalah hari terakhir tahun Imlek 2576. Besok, 17 Februari 2026, kita memasuki tahun baru Imlek 2577. Umat Khonghucu di Ternate menjalankan ibadah sembahyang penutupan tahun sekaligus membuka tahun yang baru,” ujarnya.

Baca juga: 5 Penumpang KM Intim Teratai Dievakuasi ke Ternate, Termasuk Ibu Hamil dan Lansia

Boy Ang mengungkapkan bahwa jumlah umat yang hadir dalam ibadah penutupan tahun ini tidak sebanyak perayaan tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan sebagian warga memilih merayakan Imlek bersama keluarga di luar daerah.

“Tidak sebanyak tahun kemarin. Banyak yang berangkat dan berkumpul dengan keluarga, jadi yang hadir malam ini memang lebih sedikit,” katanya.

Ia menambahkan, puncak perayaan Imlek akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026 pagi, melalui kebaktian khusus yang dimulai pukul 10.00 WIT.

“Besok adalah kebaktian Imlek, jam 10 pagi. Kita memasuki tahun 2577 dengan shio Kuda Api,” jelasnya.

Menurut Boy Ang, shio Kuda Api memiliki makna simbolik sebagai lambang energi, semangat juang, dan dorongan untuk terus bergerak maju.

“Kuda itu binatang yang enerjik, penuh semangat, mau bergerak maju dan berusaha sendiri. Tahun depan kita perlu lebih semangat untuk berjuang,” ungkapnya.

Ia berharap tahun baru ini dapat membawa perbaikan bagi kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Baca juga: Uang Hasil Tani Belum Dibayar, Sejumlah Petani Taliabu Utara Minta Pertanggungjawaban KM Ratu Maria

“Semoga ekonomi Indonesia bisa lebih baik, karena sekarang situasinya sedang sulit. Uang seret, cari penghasilan susah, ditambah bencana di mana-mana,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Boy Ang berharap masyarakat dijauhkan dari bencana alam, penyakit, serta kesulitan ekonomi.

“Harapan kami di tahun yang baru ini, semoga kita dijauhkan dari mara bahaya, bencana alam, dan penyakit. Semoga masyarakat lebih makmur, harga hasil bumi membaik, dan petani kita bisa lebih sejahtera,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved