Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

KM Intim Teratai Kandas

5 Penumpang KM Intim Teratai Dievakuasi ke Ternate, Termasuk Ibu Hamil dan Lansia

Proses evakuasi penumpang KM Intim Teratai yang mengalami insiden kandas di perairan sekitar Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara

Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Tim SAR
EVAKUASI - Proses evakuasi penumpang oleh tim SAR gabungan menuju ke Kota Ternate. Sebanyak lima penumpang telah berhasil dievakuasi menuju Kota Ternate. Satu penumpang sebelumnya lebih dulu dibawa ke Ternate untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Chasan Boesoirie, Selasa (17/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Proses evakuasi penumpang KM Intim Teratai yang mengalami insiden kandas di perairan sekitar Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terus dilakukan tim SAR gabungan.
  2. Informasi terbaru, sebanyak lima penumpang telah berhasil dievakuasi menuju Kota Ternate.
  3. Satu penumpang sebelumnya lebih dulu dibawa ke Ternate untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Chasan Boesoirie.

 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE – Proses evakuasi penumpang KM Intim Teratai yang mengalami insiden kandas di perairan sekitar Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terus dilakukan tim SAR gabungan.

Informasi terbaru, sebanyak lima penumpang telah berhasil dievakuasi menuju Kota Ternate.

Satu penumpang sebelumnya lebih dulu dibawa ke Ternate untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Chasan Boesoirie.

Baca juga: Uang Hasil Tani Belum Dibayar, Sejumlah Petani Taliabu Utara Minta Pertanggungjawaban KM Ratu Maria

Selanjutnya, empat penumpang lainnya menyusul dievakuasi menggunakan kapal milik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara.

“Benar, sekarang anggota Polairud sedang membawa empat orang menuju Ternate dengan kapal kami,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Maluku Utara, Kompol Riki Arinanda, saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, empat penumpang yang dievakuasi lebih dulu tersebut terdiri dari ibu hamil, lansia, serta korban yang mengalami luka.

“Untuk update terbaru, sudah lima penumpang tim SAR gabungan evakuasi ke Ternate. Sementara penumpang lainnya, tim masih berada di lokasi untuk proses evakuasi lanjutan,” jelasnya.

TribunTernate.com memperoleh informasi, para penumpang yang dievakuasi mengalami luka dan kondisi lemas, termasuk beberapa lansia serta ibu hamil.

Berikut data penumpang yang telah dievakuasi:

  1. Harita (33), asal Bacan Sawadai tujuan Ternate, mengalami patah tulang tangan kiri
  2. Ayu Maniku (26), asal Bitung tujuan Ternate, mengalami kaki keseleo
  3. Rindu Mohune (26), asal Bitung tujuan Ternate, mengalami pendarahan saat mengandung
  4. Mardia Pasaliha (75), asal Munte tujuan Manado, lansia
  5. Nabila Mahmud (33), warga Kelurahan Kastela, Ternate, kini dirawat di RSUD Chasan Boesoirie

KM Intim Teratai berukuran 494 GT tersebut dilaporkan membawa sekitar 140 penumpang.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Binaiya Februari - Maret 2026, Rute Lengkap Terbaru

Kapal bertolak dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate, pada Senin (16/2/2026) pukul 21.00 WIT.

Namun dalam perjalanan, tepatnya Selasa (17/2/2026) pukul 04.45 WIT, kapal mengalami kandas dan miring di perairan Pulau Makian.

Saat ini petugas gabungan masih bersiaga di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, menunggu kedatangan penumpang lainnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved