Minggu, 7 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mati Mesin di Perairan Halmahera Selatan, KM Jolor 01 Dievakuasi SAR Ternate

KM Jolor 01 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Miskin, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Selasa (3/3/2026)

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
PENCARIAN ORANG HILANG - Sebuah Kapal Motor (KM) Jolor 01 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Miskin, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, tim SAR langsung melakukan evakuasi, Selasa (3/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. KM Jolor 01 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Miskin, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Selasa (3/3/2026).
  2. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengerahkan tim penyelamat untuk mengevakuasi terhadap seluruh kru kapal.
  3. Informasi kejadian diterima Kantor SAR Ternate setelah nahkoda kapal, Yasin, melaporkan kondisi darurat.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapal Motor (KM) Jolor 01 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Miskin, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Selasa (3/3/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate, Iwan Ramdani, mengerahkan tim penyelamat untuk mengevakuasi terhadap seluruh kru kapal.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Ternate setelah nahkoda kapal, Yasin, melaporkan kondisi darurat.

Baca juga: Pekan Ramadan IPPG Tidore Dibuka, 155 Peserta Ramaikan Delapan Mata Lomba

Berdasarkan kronologi, KM Jolor 01 berangkat dari Pelabuhan Kayoa menuju Kota Ternate pada Senin (2/3/2026) pukul 23.00 WIT. 

Namun, pada Selasa (3/3) sekitar pukul 03.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin saat berada di sekitar perairan Pulau Miskin.

Lokasi kejadian perkara (LKP) diperkirakan berada pada koordinat 0°8’56.00” LU dan 127°32’41.00” BT, atau sekitar 37,71 nautical mile dengan radian 165,32 derajat dari Kota Ternate.

“Kru kapal sempat berupaya melakukan perbaikan secara mandiri, namun mesin kapal tidak berhasil diperbaiki. Nahkoda kemudian menghubungi Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan evakuasi,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 10.40 WIT, Kantor SAR Ternate memberangkatkan personel menggunakan Kapal Negara (KN) SAR 237 Pandudewanata menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.

Baca juga: Divhubinter Polri dan Polres Ternate Cegah Perdagangan Orang Lewat Jalur Laut

Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ternate.

Sebanyak tujuh orang berada di atas kapal saat kejadian, yakni Yasin (nahkoda), Rian, Fandi, Afung, Dani, Medari dan Rafid.

Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi masih berlangsung dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved