Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadan 2026

Berakah Ramadan 2026, Omzet Pedagang Takjil di Halmahera Selatan Rp 1 Juta Per Hari

Para pedagang takjil di kawasan Zero Poin, Labuha, Halmahera Selatan meraup omzet cukup bagus yakni Rp 800 s/d Rp 1 juta per hari

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
OMZET: Pedagang takjil di kawasan Zero Poin, Labuha, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Rabu (4/3/2026). Para pedagang takjil di kawasan Zero Poin, Labuha, Halmahera Selatan meraup omzet cukup bagus yakni Rp 800 s/d Rp 1 juta per hari 
Ringkasan Berita:1. Para pedagang takjil di Halmahera Selatan meraup untung cukup signifikan dalam bulan suci Ramadan 1447 Hijriah
2. Setiap hari berjualan, omzet yang diperoleh mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta lebih
3. Menurut Fahrianti, omzet sudah cukup membiayai kebutuhan rumah terutama menghadali lebaran Idul Fitri

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Para pedagang takjil di Halmahera Selatan, Maluku Utara meraup untung cukup signifikan dalam bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Setiap hari berjualan, omzet yang diperoleh mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta lebih.

"Kalau hari pertama sampai hari ketiga (Ramadan), itu Rp 2 juta lebih, "aku Fahrianti (38), pedagang takjil di kawasan Zero Poin, Labuha, Kecamatan Bacan saat ditemui, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, ada sejumlah jenis takjil tradisional yang paling laku di antaranya lalampa, nasi bambu dan kue pelita.

Baca juga: Komitmen DPLH Halmahera Timur, Wajah Kota Maba Bersih Lewat Program ASRI

"Ini masing-masing harganya Rp 10 ribu per mika, kemudian ada juga es buah dan es sirup, "tandas Fahrianti.

Meski begitu, ia mengaku omzet sudah mulai turun setelah hari ke sepuluh Ramadan.

Tetapi, menurut Fahrianti, omzet sudah cukup membiayai kebutuhan rumah terutama menghadali lebaran Idul Fitri.

OMZET: Pedagang takjil di kawasan Zero Poin, Labuha, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Rabu (4/3/2026).
OMZET: Pedagang takjil di kawasan Zero Poin, Labuha, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Rabu (4/3/2026). (TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani)

"Yang penting ada pemasukan setiap hari. Karena jualan di bulan Ramadan dan hari biasa, omzetnya memang beda, "tandasnya.

Senada, Hajar Umar (37), pedagang takjil lainnya mengaku omzet penjualan takjil paling besar pada awal Ramadan.

Baca juga: Edukasi Generasi Muda Kurangi Plastik, NHM Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Halmahera Utara

"Memang kalau awal puasa itu pendapatan banyak, tapi sekarang turun sedikit. Tapi Alhamdulillah, ini pendapatan yang lumayan, "tuturnya.

Hajar juga berharap omzet penjualan takjil sekarang ini dapat bertahan hingga selesai Ramadan.

"Mudah-mudahan sampai selesai puasa itu pendapatan kami tetap bertahan, supaya bisa penihi kebutuhan lebaran, "tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved