Selasa, 12 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Dukono Erupsi

Wakapolda Maluku Utara: Penyelidikan Tewasnya 3 Pendaki di Gunung Dukono Terus Berlanjut

Pemandu lokal MRS alias Reja diduga mengabaikan peringatan keselamatan demi melihat kondisi kawah Gunung Dukono secara langsung

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Dok Polda Maluku Utara
HUKUM: Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M Napiun menegaskan tim penyidik akan terus melakukan penyelidikan kasus tiga nyawa meninggal di Gunung Dukono Halmahera Utara penyelidikan itu akan difokuskan kepada para pemandu atau guide lokal yang membawa para wisatawan ke gunung Dukono, Selasa (12/5/2026) 

Ringkasan Berita:1. Polda Maluku Utara terus mendalami kasus tewasnya 3 orang akibat erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara
2. Ketiga korban tersebut diketahui berinisial Heng Wen Qiang (WNA), Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (WNA) dan Angel (WNI)
3. Fokus penyelidikan saat ini diarahkan kepada peran pemandu lokal (guide) yang membawa para wisatawan tersebut mendaki ke area berbahaya

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M Napiun menegaskan tim penyidik terus mendalami kasus tewasnya 3 orang akibat erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara.

Ketiga korban tersebut diketahui berinisial Heng Wen Qiang (WNA), Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (WNA) dan Angel (WNI).

Fokus penyelidikan saat ini diarahkan kepada peran pemandu lokal (guide) yang membawa para wisatawan tersebut mendaki ke area berbahaya.

Dikatakan, penyidik tengah mendalami keterlibatan seorang pemandu berinisial MRS alias Reja-Anak Esa.

Baca juga: Erupsi Gunung Dukono Masih Berlangsung, Warga Diminta Jauhi Radius 4 KM

Baca juga: Pangdam Pimpin Operasi Evakuasi 2 WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara

MRS diketahui mempromosikan paket wisata ke Gunung Dukono melalui media sosial dengan nama Open Trip Ayo Baronda.

Saat ini, Polres Halmahera Utara telah mengamankan 2 orang saksi untuk pemeriksaan intensif, yakni:

MRS alias Reja (Penyelenggara/Pemandu)

JA alias Jamal (Rekan MRS)

Proses evakuasi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara
Proses evakuasi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara (PT NHM)

"Saya sudah memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait prosedur pemanduan yang membawa wisatawan tersebut ke atas gunung, "ujar Wakapolda saat didampingi Kapolres Halmahera Utara, Selasa (12/5/2026).

Abaikan peringatan status level II

Berdasarkan keterangan awal, tim penyidik menemukan indikasi bahwa para pemandu sebenarnya sudah mengetahui peringatan dari BPBD Halmahera Utara, mengenai status gunung yang berada pada Level II (waspada).

Yang mana sesuai aturan, pendaki dilarang keras melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak.

Akan tetapi para pemandu diduga mengabaikan peringatan keselamatan tersebut demi melihat kondisi kawah secara langsung.

"Mereka diduga memaksakan naik dan mengabaikan faktor keselamatan meskipun alarm peringatan sudah ada, "tegas Brigjen Pol Stephen.

Selain proses hukum, Wakapolda juga menyoroti legalitas penyelenggara wisata di Maluku Utara.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved