Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Orang Hilang di Halsel

Hilang Dua Pekan, Lansia di Halmahera Selatan Ditemukan Meninggal

Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga Sar Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima laporan ditemukan sesosok mayat

Tayang:
Istimewa
TEMUAN MAYAT - Tim Sar Gabungan dan warga saat hendak mengevakuasi jenazah lansia 70 tahun yang dilaporkan hilang di hutan Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kamis (5/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga Sar Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima laporan ditemukan sesosok mayat.
  2. Sosok mayat tersebut ditemukan di kebun warga pada koordinat 0°41'14.166"S / 127°28'41.14"E, Desa Gandasuli, Kecamagan Bacan Selatan, Kamis (5/3/2026).
  3. Sosok mayat ini diduga warga Desa Gandasuli bernama Halimah (70). Ia sebelumnya dilaporkan hilang pada 19 Februari 2026.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga Sar Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima laporan ditemukan sesosok mayat.

Mayat tersebut ditemukan di kebun warga pada koordinat 0°41'14.166"S / 127°28'41.14"E, Desa Gandasuli, Kecamagan Bacan Selatan, Kamis (5/3/2026).

Sosok mayat ini diduga warga Desa Gandasuli bernama Halimah (70). Ia sebelumnya dilaporkan hilang pada 19 Februari 2026.

Baca juga: Prediksi Line-up Malut United vs PSM Makassar, Laga Pekan ke 25 Super League

Komandan Unit Siaga SAR Hamahera Selatan, Mohmmad Faisal A. Soleman, mengatakan bahwa Tim Rescue USS  telah bergerak menuju lokasi penemuan mayat untuk melakukan konfirmasi dan penanganan awal.

Hasil identifikasi pihak keluarga dan aparat pun menyatakan bahwa mayat itu adalah Halimah.

"Jenazah korban dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 14.25 WIT."

"Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, maka operasi SAR selesai serta seluruh unsur dikembalikan ke kesatuan masing-masing," sambungnya.

Kronologi Korban Hilang di Hutan

Faisal menjelaskan bahwa pada tanggal 19 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 WIT, korban pergi ke hutan dengan kondisi kesehatan yang sudah pikun.

Sekitar pukul 18.00 WIT, sang anak menyadari bahwa ibunya belum juga pulang ke rumah. Selanjutnya masyarakat bersama keluarga korban melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian namun korban tidak ditemukan.

Baca juga: Masa Kesepian 3 Zodiak Ini Berakhir Setelah Jumat 6 Maret 2026, Akhirnya Temukan Kebahagiaan

"Atas kejadian tersebut, Kepala Desa Gandasuli melaporkan hal tersebut ke USS Halmahera Selatan untuk meminta perbantuan SAR," jelasnya.

Faisal menambahkan, unsur yang terlibat dalam operasi pencarian korban teridiri dari personel Unit Siaga SAR, BPBD, Polres Halmahera Selatan, Kodim 1509/ Labuha, Pramuka Peduli, Mapala UNSAN Bacan, keluarga korban dan masyarakat Desa Gandasuli.

"Kami menyampaikan terimkasih kepada semua unsur yang terlibat dalam operasi SAR, serta terlibat dalam proses evakuasi jenazah korban," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved