Malut United
Wartawan yang Meliput Laga Malut United vs PSM Makassar Diintimidasi 'Official' Tuan Rumah
Intimidasi dari 'official' Malut United yang meminta wartawan untuk menghapus rekaman video sangat bertentangan dengan UU pers nomor 40 tahun 1999
Ringkasan Berita:1. Sejumlah wartawan yang meliput laga Malut United vs PSM Makassar diduga mendapat intimidasi oleh oknum yang diduga official tuan rumah sekaligus orang dekat pemilik klub2. Kejadian tersebut terjadi setelah salah satu wartawan RRI Ternate, Irwan dipaksa menghapus dokumentasi (rekaman video) perjalanan perangkat pertandingan usai laga3. Laga Malut United vs PSM Makassar tersaji di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate pada Sabtu (7/3/2026) malam dalam lanjutan Super League pekan ke 25
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sejumlah wartawan yang meliput laga Malut United vs PSM Makassar diduga mendapat intimidasi 'official' tuan rumah sekaligus orang dekat pemilik klub.
Laga Malut United vs PSM Makassar sendiri tersaji di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate pada Sabtu (7/3/2026) malam dalam lanjutan Super League pekan ke 25 yang berkesudahan 3-3.
Kejadian tersebut, terjadi setelah salah satu wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Irwan dipaksa menghapus dokumentasi (rekaman video) perjalanan perangkat pertandingan usai laga.
Tak hanya mengintimidasi untuk menghapus rekaman video, pria tersebut juga meminta steward untuk mengusir sejumlah wartawan yang ada tribune meski menggunakan ID-Card resmi.
Baca juga: Wasit FIFA Thoriq Alkatiri yang Pimpin Laga Malut United vs PSM Makassar Kena Pukul Oknum Suporter
"Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu, "pinta pria tersebut dengan nada cukup tinggi sembari memprovokasi sejumlah penonton disekitar.
Tak hanya dia, Owner Malut United David Glenn Oei yang menyaksikan peristiwa tersebut juga menyalahkan sejumlah wartawan saat berseteru.
"Kamu dari (asal) mana? Kalau dari Ternate, kenapa tidak mendukung kami, "tegas David Glenn.
Firjal Usdek Pimpinan Media HalmaheraPost.com yang memprotes intimidasi kerja wartawan juga dikeluarkan oleh sejumlah steward atas perintah official.
Menurutnya, keberadaan wartawan di area tribune saat laga berlangsung masih sesuai dengan aturan.
"Kami di tribune menggunakan ID-Card yang lengkap, kami juga tidak keluar batas, "ujar Firjal dengan nada kesal.
Baca juga: Wasit FIFA Thoriq Alkatiri yang Pimpin Laga Malut United vs PSM Makassar Kena Pukul Oknum Suporter
Firjal menyatakan, intimidasi dari 'official' Malut United yang meminta wartawan untuk menghapus dokumentasi sangat bertentangan dengan UU pers nomor 40 tahun 1999.
"Kami sangat kecewa atas tindakan yang kami terima malam hari ini, "ucapnya tegas.
Hingga berita ini ditulis, manajemen Malut United belum menyampaikan penjelasan resmi perihal insiden intimidasi ini. (*)
| Malut United vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Siap All Out di Kie Raha Demi Amankan Poin |
|
|---|
| Malut United vs Persita Tangerang, Laga Pamungkas di Kie Raha, Misi 3 Poin dan Kado untuk Suporter |
|
|---|
| Head to Head Malut United vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Belum Pernah Menang |
|
|---|
| Malut United Diuntungkan, Tembok Kokoh Persita Tangerang Javlon Guseynov Dipastikan Absen |
|
|---|
| Malut United Kolaborasi dengan Benfica, Dirikan Akademi Merah Putih di Indonesia Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Oknum-Official-Malut-United-diduga-intimidasi-wartawan-saat-liputan.jpg)