Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Idul Fitri 2026

Jelang Idul Fitri, 9 Pos Pengamanan Disiapkan di Halmahera Timur

Polres Halmahera Timur menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1447 H

Penulis: Amri Bessy | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
OPERASI KETUPAT - Kapolres Halmahera Timur, Maluku Utara, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah pimpinan apel Ketupat jelang Idul fitri, Jumat (13/3/2026 
Ringkasan Berita:
  1. Polres Halmahera Timur menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1447 H.
  2. Sebanyak 100 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait dikerahkan dalam operasi yang berlangsung 13–25 Maret 2026.
  3. Polres Halmahera Timur juga menyiapkan sembilan pos pengamanan dan pelayanan untuk mendukung keamanan masyarakat selama mudik dan perayaan Lebaran.

TRIBUNTERNATE.COM, MABA – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, dan diikuti oleh unsur TNI, instansi pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait yang terlibat dalam pengamanan perayaan Idul Fitri.

 AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus sebagai wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam menyukseskan Operasi Ketupat tahun ini, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Kemenag Maluku Utara Salurkan 1.165 Paket Sembako Lewat Tebar Harapan Ramadan

Sebanyak 100 personel Polres Halmahera Timur dilibatkan dalam pelaksanaan operasi tersebut. Personel gabungan itu berasal dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, BNPB, BMKG, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Untuk mendukung pengamanan, kata AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, pihaknya menyiapkan sembilan pos yang terdiri dari lima Pos Pengamanan (Pos Pam), tiga Pos Pelayanan (Pos Yan), serta satu Pos Terpadu yang akan difokuskan sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat.

 AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Operasi ini melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, BNPB, BMKG, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, operasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik selama arus mudik maupun saat perayaan Idul Fitri.

Adapun sasaran pengamanan difokuskan pada sejumlah objek vital dan lokasi keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pasar, terminal, pelabuhan, hingga bandara.

Baca juga: Tak Lengkap Tanpa Ini, 5 Makanan Khas yang Selalu Ada saat Lebaran

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah juga menekankan pentingnya mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan Lebaran.

Beberapa potensi gangguan yang perlu diwaspadai antara lain kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, serta perkelahian antar kelompok.

“Oleh karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan di wilayah Halmahera Timur,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved