Minggu, 12 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Wakil Gubernur Maluku Utara Ajak Warga Hemat Konsumsi Pangan Selama Ramadan

Sarbin Sehe mengingatkan warga Maluku Utara untuk menghindari pemborosan makanan atau food waste, yang dinilai dapat menimbulkan kerugian ekonomi

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Sansul Sardi
STATEMENT: Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe. Ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari pemborosan makanan atau food waste, yang dinilai dapat menimbulkan kerugian ekonomi cukup besar 
Ringkasan Berita:1. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengajak masyarakat menerapkan pola hidup hemat serta mengurangi pemborosan makanan selama bulan Ramadan sebagai langkah sederhana untuk membantu pengendalian inflasi daerah
2. Ajakan tersebut disampaikan Sarbin saat menghadiri kegiatan gerakan pangan murah (GPM) di Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (14/3/2026) malam
3. Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat selama Ramadan sering kali memicu peningkatan permintaan bahan makanan di pasar

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengajak masyarakat menerapkan pola hidup hemat serta mengurangi pemborosan makanan selama bulan Ramadan sebagai langkah sederhana untuk membantu pengendalian inflasi daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Sarbin saat menghadiri kegiatan gerakan pangan murah (GPM) di Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (14/3/2026) malam.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat selama Ramadan sering kali memicu peningkatan permintaan bahan makanan di pasar.

Ia menyebut fenomena ini sebagai 'pindah jam makan' yang kerap berdampak pada lonjakan harga sejumlah komoditas.

Baca juga: Polres Halmahera Selatan Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan untuk Pemudik

Karena itu, Sarbin mengingatkan masyarakat untuk menghindari pemborosan makanan atau food waste, yang dinilai dapat menimbulkan kerugian ekonomi cukup besar.

"Bayangkan berapa banyak ruang kelas atau jembatan yang bisa kita bangun jika uang dari makanan yang terbuang itu bisa kita hemat. Mari kita ubah perilaku hidup agar lebih efisien, "ujar Sarbin Sehe.

Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah komoditas yang selama ini menjadi penyumbang inflasi di Maluku Utara di antaranya cabai, tomat dan ikan sorihi.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar, ia mendorong masyarakat menghidupkan kembali budaya bakobong, yaitu berkebun di halaman rumah.

Baca juga: Kode Redeem Free Fire Senin 16 Maret 2026, Gratis Skin Langka FF

Lanjutnya, langkah sederhana seperti menanam kebutuhan pangan sendiri dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Penyumbang utama inflasi kita adalah rica, tomat, dan ikan sorihi. Jika kita bisa menggerakkan kembali budaya menanam di rumah masing-masing, insyaallah inflasi ini bisa kita kendalikan bersama, "kata Sarbin Sehe.

Sembari berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menghemat konsumsi pangan serta memanfaatkan pekarangan rumah dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan di daerah. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved