Sabtu, 18 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cuaca Maluku Utara

BMKG: Gelombang Tinggi 2,5 Meter Ancam Perairan Ternate hingga Morotai 24–27 Maret 2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara yang berlaku 24–27 Maret 2026

TRIBUNSTYLE.COM/ARCHIEVA P
PERINGATAN DINI - Ilustrasi gelombang. BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara yang berlaku 24–27 Maret 2026. Wilayah terdampak meliputi perairan Ternate, Obi, Bacan, Sanana, Morotai, hingga Halmahera, dipengaruhi oleh pola angin dengan kecepatan hingga 30 knot. 
Ringkasan Berita:
  1. BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara yang berlaku 24–27 Maret 2026
  2. Wilayah terdampak meliputi perairan Ternate, Obi, Bacan, Sanana, Morotai, hingga Halmahera, dipengaruhi oleh pola angin dengan kecepatan hingga 30 knot
  3. Nelayan dan pengguna kapal diimbau waspada terhadap risiko keselamatan pelayaran akibat angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Maluku Utara.

TRIBUNTERNATE.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Maluku Utara.

Peringatan tersebut berlaku mulai 24 Maret 2026 pukul 09.00 WIT hingga 27 Maret 2026 pukul 09.00 WIT.

Dalam rilisnya, BMKG menyebutkan tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan, di antaranya Perairan Ternate, Perairan Barat Daya Obi, Perairan Utara Taliabu, Perairan Tenggara Morotai, Perairan Timur Laut Morotai, Perairan Kepulauan Loloda, serta Perairan Halmahera Barat dan Timur.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Malut: Dini Hari Berpotensi Hujan, Angin Kencang Landa Obi hingga Taliabu

Selain itu, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Perairan Barat Bacan, Perairan Timur Sanana, Perairan Utara Mangole, Perairan Barat Laut Morotai, Perairan Barat Daya Morotai, Perairan Kepulauan Batang Dua, Perairan Barat Kayoa, hingga Perairan Gebe.

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 4 hingga 25 knot.

Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4 hingga 30 knot.

Baca juga: Wagub Malut Sarbin Sehe Desak OPD Serahkan Laporan Keuangan Maksimal 25 Maret 2026

BMKG juga mengeluarkan saran keselamatan bagi aktivitas pelayaran. Perahu nelayan diminta waspada apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Kemudian kapal tongkang diimbau berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved