Pemprov Malut
Sherly Laos: Mari Berinvestor di Maluku Utara
"Kebutuhan daging ayam di Maluku Utara sekitar 25 ribu ton per tahun, dengan potensi perputaran ekonomi mendekati Rp 1 triliun, "kata Sherly Laos
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mengajak investor masuk ke sektor potensial di daerahnya.
2. Sektor potensial yang dimaksud meliputi komoditas ayam, telur, hingga tuna yang nilai ekonominya mencapai triliunan rupiah
3. Maluku Utara memiliki potensi ekonomi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal, terutama pada sektor peternakan dan perikanan
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mengajak investor masuk ke sektor potensial di daerahnya.
Sektor potensial yang dimaksud meliputi komoditas ayam, telur, hingga tuna yang nilai ekonominya mencapai triliunan rupiah.
Ajakan itu disampaikan dalam momen Pertemuan Saudagar Bugis Makassar ke-26 di Makassar, yang mempertemukan kalangan pengusaha dengan pemerintah daerah.
Dalam forum tersebut, Sherly Laos menilai Maluku Utara memiliki potensi ekonomi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal, terutama pada sektor peternakan dan perikanan.
Baca juga: Gubernur Sherly Laos Ajak Saudagar Bugis Makassar Investasi di Maluku Utara, Prioritas Sektor Pangan
Ia menyebutkan, kebutuhan daging ayam di Maluku Utara mencapai sekitar 25 ribu ton per tahun, dengan potensi perputaran ekonomi mendekati Rp 1 triliun.
Sementara itu, komoditas telur diperkirakan memiliki potensi pasar hingga Rp 800 miliar per tahun.
Baca juga: Permukiman Baru Kawasi Jadi Model Hunian Inklusif dan Berkelanjutan di Maluku Utara
Selain itu, sektor perikanan, khususnya ikan tuna, juga dinilai sangat menjanjikan.
Namun tingkat pemanfaatannya masih sekitar 20 persen akibat keterbatasan armada tangkap, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) dan industri pengolahan.
"Ini peluang besar bagi investor karena permintaan tinggi, sementara pasokan masih terbatas, "kata Sherly Laos seraya menambahkan pemerintah daerah terus mendorong masuknya investasi guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, sekaligus memperkuat ekonomi Maluku Utara sebagai kawasan strategis di Indonesia timur. (*)
| Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemprov Maluku Utara Fokus Percepat Konektivitas dan Layanan Dasar |
|
|---|
| Perkuat Sinergi, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Kumpulkan Pimpinan Forkopimda, Ini yang Dibahas |
|
|---|
| Dari Nasional ke Malut: Kontrak Payung Konstruksi Diluncurkan, Jalan dan RTLH Digenjot Simultan |
|
|---|
| Kelulusan SMA/SMK di Malut 98,91 Persen, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pengambilan Ijazah |
|
|---|
| Dikebut Dua Tahun, Jalan Payahe–Dahepodo Tidore Ditargetkan Mulus 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Gubernur-Maluku-Utara-ajak-sejumlah-pengusaha-atau-perusahaan-untuk-berinvestor.jpg)