Bentrok di Halteng
Bentrok di Halmahera Tengah, Kapolda Maluku Utara Bentuk Tim Khusus Tangkap Pelaku
"Saya sudah perintahkan Brimob dan Samapta yang dipimpin Wakapolda Maluku Utara turun ke lokasi kejadian, "tegas Irjen Pol Waris Agono
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di Halmahera Tengah agar menahan diri dengan kondisi saat ini2. Saat ini pihaknya sudah memerintahkan dan membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku dari bentrok kelompok warga di Halmahera Tengah3. Diketahui saat ini terjadi bentrok antara dua kelompok warga di Kecamatan Patani, Halmahera Tengah, Jumat (3/4/2026)
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di Halmahera Tengah agar menahan diri dengan kondisi saat ini.
Saat ini pihaknya sudah memerintahkan dan membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku dari bentrok kelompok warga di Halmahera Tengah.
Diketahui saat ini terjadi bentrok antara dua kelompok warga di Kecamatan Patani, Halmahera Tengah, Jumat (3/4/2026).
Konflik ini diduga bermula dari seorang kakek bernama Ali Abas (65), warga dari salah satu desa yang ditemukan meninggal di kebunnya, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Desa di Halmahera Tengah, Maluku Utara Terlibat Bentrok, Polisi Bikin Barikade
Kepada TribunTernate.com, Irjen Pol Waris Agono menegaskan saat ini pihaknya sudah memerintahkan Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M Napiun didampingi Dansat Brimob dan Direktur Intelkam Polda Maluku Utara ke lokasi.
“Saya sudah perintahkan Brimob dan Samapta dipimpin langsung Wakapolda turun ke lokasi,” kata Kapolda saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (3/4/2026).
Kapolda juga menegaskan, soal kasus tersebut pihak sudah bentuk tim untuk mengungkap pelakunya.
Tentu dia berharap tidak ada masyarakat yang mengambil kesimpulan sendiri hingga menyebabkan masalah baru hingga dibawa ke isu Sarah.
Tentu ini pelaku belum tentu pada kampung yang dituduhkan masyarakat akibatnya terjadi konflik inikan tidak perlu sampai terjadi.
“Tidak boleh ambil kesimpulan sendiri, saya pastikan akan dan sudah bentuk tim cari pelakunya,” tegas Kapolda.
Disamping itu juga Kapolda sangat menyenangkan dengan prasangka buruk hingga timbul konflik seperti ini. Tentu ini tidak perlu terjadi.
Kepada masyarakat baik di Desa Banemo dan Desa Sibenpope, Kecamatan Petani Barat dan masyarakat di Halmahera Tengah untuk bisa menahan diri.
Jangan memastikan seseorang dengan bukti yang jelas biar pihak kepolisian yang akan mengungkap pelaku di balik isu yang membuat masyarakat memecah belah persaudaraan.
Kapolda juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama jaga tali persaudaraan jangan ulah kelompok hingga masyarakat memecah-belah inikan tidak baik.
Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Desa di Halmahera Tengah, Maluku Utara Terlibat Bentrok, Polisi Bikin Barikade
“Untuk itu saya mengajak kepada semua masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal maupun isu yang tidak jelas,” tuturnya.
Jelas Irjen Pol Waris Agono menegaskan saat ini pihaknya sudah bentuk tim khusus untuk menangkap pelaku.
“Saya tidak pandang pelaku dia agama apa kalau terbukti saya tidak segan-segan penjarakan ini jelas dan tim sudah bekerja di lapangan saat ini. Saya juga ajak agar konflik ini ditiadakan, "tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Statement-Kapolda-Maluku-Utara.jpg)