Pulau Taliabu
Pemerintah, Polri, Tokoh Agama-Masyarakat di Taliabu Serukan Deklarasi Damai
Giat rapat deklarasi damai di Pulau Taliabu dalam rangka memperkuat tali persaudaraan antar sesama, dan menolak adanya aksi radikalisme
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemerintah, Polri, Tokoh Agama dan Masyarakat di Pulau Taliabu serukan deklarasi damai
2. Giat tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada semua masyarakat, imbas bentrik 2 desa di Halmahera Tengah
3. Rapat dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pulau Taliabu Kompol Zainal Saidiman
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Polres Pulau Taliabu, Badan Kesabangpol, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar pertemuan disertai dialog bertempat di Kedai Kopi Liang Haya, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Sabtu (5/4/2026) malam.
Rapat dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pulau Taliabu Kompol Zainal Saidiman.
Dihadiri perwakilan dari pemerintah daerah, ketua FKUB, imam, dan pendeta.
Pertemuan itu dalam rangka memperkuat tali persaudaraan antar sesama, dan menolak adanya aksi radikalisme.
Baca juga: Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji Janji Pulihkan Semua Kerusakan Pascabentrok
Giat tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada semua masyarakat, imbas bentrik 2 desa di Halmahera Tengah.
Dengan harapan, permasalahan di daerah tersebut tidak merembet ke Pulau Taliabu.
Pertemuan ini ditutup dengan penyampaian deklarasi persaudaraan dan perdamaian antar umat beragama di Pulau Taliabu.
Kabag OPS Polres Pulau Taliabu Kompol Zainal Saidiman mengatakan, perkembangan situasi yang saat ini marak berkembang di media sosial terkait bentrok warga di Halmahera Tengah, maka hal ini perlu menjadi perhatian bersama.
Terutama tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar tidak jelas sumbernya.
"Isu-isu yang beredar harus kita antisipasi secara bijak, dengan cara bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, "ajak Kompol Zainal Saidiman.
Dirinya ingin semua berperan aktif dari tokoh agama, baik dari kalangan muslim maupun nasrani untuk dapat membantu meredam isu-isu tersebut.
Dan ini dapat dilakukan melalui penyampaian himbauan saat pelaksanaan ibadah.
Baik di masjid, gereja maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari di lingkungan masyarakat sekitar.
"Kami berharap bahwa peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga kesejukan dan kedamaian, "pintanya.
Baca juga: PSSI Halmahera Timur Jaring Pemain untuk Porprov Maluku Utara 2026 di Halmahera Utara
Berikut 3 poin deklarasi perdamaian di Pulau Taliabu:
| Lahan TPU Lama Mulai Penuh, Warga 2 Desa di Taliabu Gotong Royong Buka Lokasi Perkuburan Baru |
|
|---|
| Gegara Hal Ini Ketua Kelompok Nelayan Camar Laut di Taliabu Enggan Serahkan Fiber Bantuan ke Anggota |
|
|---|
| Sempat Cekcok Soal Lahan Parkir Perahu & Rumah Panggung, 2 Warga Desa Jorjoga Taliabu Akhirnya Damai |
|
|---|
| Polsek Siap Lede Pulau Taliabu Amankan 5 Karton Cap Tikus dari KM Graselia |
|
|---|
| Perjuangan Guru di Taliabu Lewati Jalan Berlumpur Menuju Sekolah, Imbas Proyek Box Culvert ? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Polres-Pulau-Taliabu-Kesbangpol-FKUB-Imam-dan-Pendeta-sampaikan-deklarasi-damai.jpg)