Senin, 20 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BPJS Kesehatan

Sempat Ragu Karena Isu, Ternyata JKN Lebih dari yang Kami Bayangkan

Mujahidin merasa jauh lebih tenang karena berkat adanya JKN, ia tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya rumah sakit

BPJS Kesehatan
PROGRAM JKN - Mujahidin A. Karno, satpam di Kantor BPJS Halmahera Utara. Di mana, ia merasa sangat bersyukur karena program JKN benar-benar menolong keluarganya selama sang istri mengandung. 
Ringkasan Berita:
  • Mujahidin merasa jauh lebih tenang karena berkat adanya JKN, ia tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya rumah sakit. Semua urusan medis istrinya dibayarin penuh oleh JKN tanpa perlu keluar uang sepeser pun. 
  • Awalnya mereka sempat was-was karena banyak omongan miring di luar sana soal pelayanan BPJS. 
  • Tapi akhirnya, Mujahidin dan istri mencoba memberanikan diri buat pakai JKN, dan ternyata hasilnya sangat membantu. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mujahidin A. Karno, yang sehari-harinya bekerja sebagai satpam di Kantor BPJS Halmahera Utara, merasa sangat bersyukur karena program JKN benar-benar menolong keluarganya.

Ia bercerita bagaimana setianya ia menemani sang istri, mulai dari awal hamil sampai hari lahiran tiba.  Selama istrinya mengandung, mereka selalu pakai kartu JKN setiap kali pergi periksa.

Mujahidin merasa jauh lebih tenang karena berkat adanya JKN, ia tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya rumah sakit. Semua urusan medis istrinya dibayarin penuh oleh JKN tanpa perlu keluar uang sepeser pun. 

Baca juga: JKN Tetap Bisa Digunakan di Mana Saja

Mujahidin A. Karno_layanan bpjs_program jkn
PROGRAM JKN - Mujahidin A. Karno, satpam di Kantor BPJS Halmahera Utara. Di mana, ia merasa sangat bersyukur karena program JKN benar-benar menolong keluarganya.

Semua biaya medis istrinya ditanggung penuh sama JKN, jadi mereka nggak perlu keluar uang sepeser pun. Mujahidin bercerita kalau pengalaman berkesan ini sebenarnya sudah dimulai sejak anak pertama mereka lahir di tahun 2022. Waktu itu, istrinya harus menjalani operasi sesar di RSUD Tobelo. 

Jujur saja, awalnya mereka sempat was-was karena banyak omongan miring di luar sana soal pelayanan BPJS. Tapi akhirnya, Mujahidin dan istri mencoba memberanikan diri buat pakai JKN, dan ternyata hasilnya sangat membantu. 

“Awalnya istri saya ragu menggunakan JKN. Banyak cerita yang kami dengar soal antrean panjang dan pelayanan yang berbeda dengan pasien umum. Namun setelah kami jalani sendiri, ternyata semuanya jauh dari yang kami bayangkan,” ujar Mujahidin.

Ia menjelaskan bahwa sejak proses rujukan dari Puskesmas Gorua hingga tindakan medis di rumah sakit, pelayanan berjalan cepat, tertib, dan profesional. Tenaga kesehatan melayani dengan ramah tanpa membedakan status pasien. 

Seluruh proses persalinan, termasuk tindakan operasi sesar, ditangani dengan baik dan sesuai prosedur medis. Pengalaman manis itu terulang lagi di tahun 2025 kemarin. Waktu itu, istrinya harus masuk rumah sakit gara-gara kondisi ngidam yang cukup parah saat hamil anak kedua. 

Tanpa pikir panjang, Yulianti langsung pakai JKN lagi. Menurut Mujahidin, pelayanannya tetap jempolan dan konsisten—mulai dari prosesnya yang cepat, perawatnya yang perhatian, sampai fasilitas kamarnya yang oke. 

Dia bilang sendiri, 'Pelayanannya tetap sama baiknya, nggak berubah. Tidak ada perbedaan antara pasien JKN dan pasien umum. 

Kami benar-benar merasa dilayani dengan maksimal,” ungkapnya. Gara-gara pengalaman yang memuaskan ini, Mujahidin sampai semangat mendaftarkan orang tuanya jadi peserta JKN secara mandiri. 

Sekarang, dia dan keluarganya malah jadi 'duta' JKN di lingkungannya. Mereka rajin berbagi cerita ke tetangga dan saudara. Kata Mujahidin, banyak tetangganya yang dulu ragu, tapi setelah dengar ceritanya langsung, mereka jadi mantap ikut daftar JKN juga. 

Bagi Mujahidin, punya JKN itu bikin tenang banget, apalagi biaya berobat sekarang kan nggak murah. Kalau sudah jadi peserta aktif, kita nggak perlu lagi pusing mikirin biaya rumah sakit karena semuanya sudah dijamin. 

Dia berharap program ini terus ada dan kualitasnya makin oke ke depannya. Mujahidin juga berpesan supaya orang-orang jangan gampang percaya gosip negatif yang nggak jelas kebenarannya.

Yang paling penting, pastikan kartu selalu aktif supaya siap dipakai kapan pun dibutuhkan. 'Buat kami, JKN itu bukan cuma sekadar program pemerintah, tapi perlindungan nyata buat keluarga. Pas lagi butuh, JKN benar-benar hadir buat kami,' tutupnya." (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved