Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cuaca Maluku Utara

BMKG Ternate Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Laut Morotai 11–14 April

BMKG Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Laut Morotai yang berlaku 11–14 April 2026

Tribuntravel.com
PERINGATAN DINI - Ilustrasi gelombang tinggi. BMKG Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Laut Morotai yang berlaku 11–14 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  1. BMKG Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Laut Morotai yang berlaku 11–14 April 2026.
  2. Gelombang tinggi dipicu pola angin dengan kecepatan 5–20 knot yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama nelayan dan kapal tongkang.
  3. Masyarakat pesisir diminta waspada dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari risiko kecelakaan di laut.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Maluku Utara.

Peringatan tersebut berlaku mulai 11 April 2026 pukul 09.00 WIT hingga 14 April 2026 pukul 09.00 WIT.

Dalam rilisnya, BMKG menyebutkan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan barat dan timur Laut Morotai.

Baca juga: Potensi Besar, Pemprov Malut Dorong Perikanan dan Budidaya di Halmahera Selatan

Baca juga: Nazla Kasuba Dorong Pulau Widi Halsel Dikembangkan Jadi Wisata Berbasis Ekologi

Kondisi ini dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang umumnya bergerak dari barat hingga utara dengan kecepatan 5–20 knot.

Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari selatan hingga barat dengan kecepatan yang sama.

BMKG juga mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.

Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, sedangkan kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.

Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode tersebut. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved