Senin, 4 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Musda Golkar Maluku Utara

Soroti Proyek di Malut Dikuasai Pengusaha Luar, Bahlil Lahadalia : Saya Sedih

Bahlil Lahadalia menyoroti dominasi pengusaha luar daerah dalam pengelolaan investasi dan proyek strategis di Maluku Utara saat membuka Musda Golkar

Tayang:
TribunTernate.com/Randi Basri
AGENDA: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat berpidato pada acara Musda Golkar Maluku Utara 2026, Minggu (12/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  1. Bahlil Lahadalia menyoroti dominasi pengusaha luar daerah dalam pengelolaan investasi dan proyek strategis di Maluku Utara saat membuka Musda Golkar.
  2. Ia mengaku prihatin dan mendorong agar pengusaha lokal lebih dilibatkan secara profesional.
  3. Sebagai tindak lanjut, Bahlil akan menggelar rapat kerja ESDM bersama gubernur dan kepala daerah guna memperkuat peran putra daerah dalam sektor pertambangan dan investasi.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)menyoroti kepemilikan perusahaan dan proyek-proyek besar di Maluku Utara yang dinilai masih didominasi oleh pengusaha dari luar daerah.

Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam pidatonya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Maluku Utara yang digelar di Bela Hotel Ternate, Minggu (12/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Bahlil mengaku prihatin karena banyak sektor investasi strategis di Maluku Utara belum sepenuhnya dikelola oleh putra daerah.

Baca juga: Absen Panggilan Kejati dengan Alasan Sakit, Aliong Mus Justru Hadir di Musda Golkar VI Maluku Utara

"Sebagian pemainnya dikuasai bukan orang Maluku Utara, saya sedih. Untuk investasi yang baru, kalau boleh, pengusaha daerah harus profesional, bukan seperti pengusaha proyek APBD," ujarnya.

Menurut Bahlil, kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi kepala daerah agar memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan terlibat dalam proyek-proyek strategis.

Sebagai langkah konkret, Bahlil menyatakan akan menggelar rapat kerja sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) di Maluku Utara.

Raker tersebut rencananya akan melibatkan gubernur serta para kepala daerah yang wilayahnya memiliki potensi dan aktivitas pertambangan.

Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Selasa 14 April 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki

"Kita gampang di lobi, di negara ini banyak pintu, jadi saya minta abang-abang bupati, kita kerja sama untuk anak daerah," tegasnya.

Ia berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, peluang usaha di sektor pertambangan dan investasi lainnya dapat lebih berpihak kepada pengusaha lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Maluku Utara.

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved