Jumat, 24 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Blokade Jalan di Ternate

Tuntut Solusi Tempat Jualan, Warga Ternate Barat Blokade Truk Sampah

Blokade jalan ini merupakan bentuk protes atas penertiban pedagang di Pasar Higienis Gamalama yang dilakukan Pemkot Kota Ternate beberapa waktu lalu

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Randi Basri
TUNTUTAN: Aksi blokade mobil sampah oleh warga Kelurahan Tobololo dan Sulamadaha, Ternate Barat, Jumat (24/4/2026). Blokade jalan ini merupakan bentuk protes atas penertiban pedagang di Pasar Higienis Gamalama yang dilakukan Pemkot Kota Ternate beberapa waktu lalu 

Ringkasan Berita:1. Puluhan warga yang didominasi oleh ibu-ibu dari Kelurahan Tobololo dan Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat melakukan aksi pemalangan terhadap truk-truk pengangkut sampah.
2. Ada pun lokasi pemalangan di depan Gereja Tabanga, Kelurahan Sulamadaha, Jumat (24/4/2026) pagi jelang siang
3. Aksi yang dimulai pukul 08:17 WIT ini menyebabkan akses jalan menuju TPA di Kelurahan Takome terhambat, sehingga truk sampah tidak dapat melintas

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Puluhan warga yang didominasi oleh ibu-ibu dari Kelurahan Tobololo dan Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat melakukan aksi pemalangan terhadap truk-truk pengangkut sampah di depan Gereja Tabanga, Kelurahan Sulamadaha, Jumat (24/4/2026) pagi jelang siang.

Aksi yang dimulai pukul 08:17 WIT ini menyebabkan akses jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) di Kelurahan Takome terhambat, sehingga truk sampah tidak dapat melintas.

Penyebab aksi

Blokade jalan ini merupakan bentuk protes atas penertiban pedagang di Pasar Higienis Gamalama yang dilakukan Pemkot Kota Ternate beberapa waktu lalu.

Baca juga: Jelang Purnatugas, Kapolda Maluku Utara Resmikan Rumah Dinas untuk Personel

Para warga yang juga pedagang di pasar tradisional tersebut menuntut agar pemerintah segera memberikan kepastian lokasi baru untuk berjualan.

"Torang (kami) hanya minta tempat yang pasti, hanya itu, "ujar salah satu ibu-ibu di lokasi.

Proses negosiasi

TUNTUTAN: Aksi blokade mobil sampah oleh warga Kelurahan Tobololo dan Sulamadaha, Ternate Barat, Jumat (24/4/2026) siang
TUNTUTAN: Aksi blokade mobil sampah oleh warga Kelurahan Tobololo dan Sulamadaha, Ternate Barat, Jumat (24/4/2026) siang (TribunTernate.com/Randi Basri)

Upaya penanganan aksi pemalangan sempat menemui jalan buntu saat Plt Kepala DLH Kota Ternate Musli Muhamad mencoba bernegosiasi.

Musli Muhamad meminta warga membuka jalan agar truk sampah bisa melintas, namun warga tetap bersikeras bertahan hingga ada kepastian dari pemerintah.

Situasi baru mencair setelah Sekkot Ternate Rizal Marsaoly tiba di lokasi untuk berdialog langsung dengan warga.

Dalam dialog tersebut, warga mendesak pemerintah untuk meninjau langsung kondisi di pasar.

"Hari ini juga torang (kami) minta bersama ke pasar, supaya yang di pasar juga tahu (kondisinya), "ujar perwakilan warga.

Solusi dan kondisi terkini

Merespons tuntutan tersebut, Rizal Marsaoly menyatakan kesediaannya untuk turun langsung meninjau lokasi pasar bersama warga.

Baca juga: Jelang Purnatugas, Kapolda Maluku Utara Resmikan Rumah Dinas untuk Personel

Setelah tercapai kesepakatan tersebut, warga akhirnya membuka pemalangan jalan.

Arus lalu lintas di wilayah tersebut pun kembali normal, kendaraan termasuk truk pengangkut sampah dapat melintas kembali.

Saat ini Rizal Marsaoly bersama perwakilan warga tengah bergerak menuju Pasar Higienis Gamalama untuk mencari solusi atas tuntutan yang dimaksud. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved