Sabtu, 25 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Unkhair Ternate

Ketergantungan UKT Jadi Tantangan, Unkhair Ternate Perkuat Unit Usaha

Universitas Khairun mendorong penguatan unit usaha non-pendidikan sebagai langkah strategis mempercepat transformasi dari PTN-BLU menuju PTN-BH

Dok: Unkhair Ternate
PELAYANAN - Unkhair Ternate mendorong penguatan unit usaha non-pendidikan sebagai langkah strategis mempercepat transformasi dari PTN-BLU menuju PTN-BH. Wakil Rektor I Hasan Hamid menilai ketergantungan pada UKT menjadi tantangan utama, sehingga diperlukan diversifikasi sumber pendapatan melalui kerja sama, riset, dan hilirisasi, Jumat (24/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Unkhair mendorong penguatan unit usaha non-pendidikan sebagai langkah strategis mempercepat transformasi dari PTN-BLU menuju PTN-BH.
  2. Warek I Hasan Hamid menilai ketergantungan pada UKT menjadi tantangan utama, sehingga diperlukan diversifikasi sumber pendapatan melalui kerja sama, riset, dan hilirisasi.
  3. Melalui FGD yang menghadirkan narasumber dari sejumlah perguruan tinggi, Unkhair berharap memperoleh praktik terbaik dalam mengembangkan Badan Pengelola Usaha secara optimal.

TRIBUNTERNATE.COM - Penguatan unit usaha non-pendidikan dinilai menjadi langkah strategis bagi Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Khairun (Unkhair) dalam mempercepat transformasi dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Hal itu disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Hasan Hamid, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di Aula Nuku, Lantai IV Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi krusial di tengah keterbatasan pendapatan Unkhair yang masih bergantung pada sumber konvensional, seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Baca juga: Menjemput Ruh Para Sultan di Kursi Bioskop

Karena itu, diperlukan terobosan untuk menciptakan sumber pendapatan baru melalui pengembangan unit usaha.

FGD ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Negeri Surabaya, Haris Supratno, Kepala Badan Investasi dan Bisnis IPB University, Indah Yuliasih, serta Kepala Badan Pengelola Usaha Universitas Negeri Jakarta, Widya Parimita.

Hasan menjelaskan, FGD ini merupakan bagian dari program revitalisasi perguruan tinggi negeri, khususnya dalam mendorong akselerasi transformasi dari PTN-BLU menuju PTN-BH.

Ia menambahkan, status BLU yang diperoleh Unkhair sejak 2020 belum berjalan optimal akibat pandemi COVID-19. Dalam dua tahun terakhir, Unkhair terus melakukan pembenahan, termasuk penyesuaian sistem keuangan dan remunerasi.

“Status BLU masih melekat di Unkhair, dan beberapa core business sudah dirintis. Ada yang berjalan, namun ada juga yang masih perlu dioptimalkan,” jelasnya.

Menurut Hasan, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah ketergantungan pada pendapatan konvensional, terutama dari UKT. Dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar 12 ribu dan potensi meningkat hingga 16 ribu, besaran UKT dinilai masih relatif rendah.

“UKT kita sebagian besar berada hingga kelompok lima, dengan kisaran tertinggi sekitar Rp2,3 juta dan tidak mengalami perubahan sejak 2017. Ini menjadi tantangan dalam menjaga kualitas pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya diversifikasi sumber pendapatan melalui penguatan unit usaha non-pendidikan.

Berbagai fasilitas Unkhair, seperti laboratorium, dinilai dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan akademik, tetapi juga sebagai sumber pendapatan melalui layanan jasa dan kerja sama.

Baca juga: Gol Yakob Sayuri Dianulir, Malut United Menyerah 0-2 dari Persebaya Lewat Laga Penuh Kontroversi

“Ke depan, kita tidak bisa hanya bergantung pada UKT. Harus ada terobosan melalui kerja sama, riset inovatif, dan hilirisasi yang mampu menghasilkan pendapatan bagi universitas,” ujarnya.

Ia berharap, melalui FGD tersebut, peserta dapat memperoleh wawasan serta praktik terbaik dari perguruan tinggi lain yang telah lebih dahulu mengembangkan unit usaha.

“Kegiatan ini sangat strategis. Kami berharap seluruh peserta dapat aktif berdiskusi dan berbagi gagasan untuk memperkuat BPU Unkhair,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved