Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

PT IWIP

Pekerjaan Air Bersih WTP Lelilef Resmi Dimulai

Peresmian ini turut dihadiri oleh Direktur IWIP, Kevin He, bersama jajaran manajemen perusahaan, pemerintah setempat serta perwakilan masyarakat

Editor: Munawir Taoeda
PT IWIP
PROGRAM: Presiden Direktur PT IWIP, Kevin He, bersama Kepala Desa Lelilef Waibulan dan Lelilef Sawai menggunting pita sebagai tanda dimulainya pekerjaan Jaringan Air Bersih WTP Lelilef 

Ringkasan Berita:1. PT IWIP secara resmi memulai pembangunan jaringan air bersih melalui fasilitas WTP Lelilef yang akan melayani wilayah Waibulan dan Sawai
2. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih yang berkelanjutan
3. Fasilitas WTP Lelilef ini dilengkapi dua reservoir dengan total kapasitas mencapai 5.200 meter kubik per hari

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) secara resmi memulai pembangunan jaringan air bersih melalui fasilitas Water Treatment Plant (WTP) Lelilef yang akan melayani wilayah Waibulan dan Sawai.

Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih yang berkelanjutan.

Fasilitas WTP Lelilef ini dilengkapi dua reservoir dengan total kapasitas mencapai 5.200 meter kubik per hari, serta tiga instalasi pengolahan air (IPA) di masing-masing reservoir dengan kapasitas 210 meter kubik per unit.

Peresmian ini menandai dimulainya pekerjaan pemasangan jaringan pipa air bersih yang diharapkan menjadi fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca juga: DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI

General Manager Health, Safety, and Environment (HSE) IWIP, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki dampak luas bagi kehidupan masyarakat.

"Mulainya pekerjaan pemasangan pipa air bersih ini merupakan titik awal dari perubahan kualitas hidup. Akses terhadap air bersih sering dianggap sederhana, namun memiliki dampak besar bagi kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan masyarakat, "ujar Iwan, Kamis 23 April 2026. 

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh peran aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola sistem yang telah dibangun.

"Program ini bukan hanya milik IWIP atau pemerintah, melainkan milik masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga jaringan yang dibangun, menggunakan air secara bijak, serta mengelola pemanfaatannya secara adil di tingkat desa, "tambahnya.

Jaringan air bersih WTP Lelilef, Halmahera Tengah 01
Manajer Hubungan Eksternal PT IWIP, Lukman Hakim menjelaskan pengerjaan jaringan Air Bersih WTP Lelilef

Camat Weda Tengah, Antonius, turut menyampaikan bahwa pembangunan jaringan air bersih ini menjadi harapan besar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek.

"Air bersih ini merupakan kebutuhan bersama dan menjadi kepentingan masyarakat luas. Karena itu, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung proses pembangunan, menjaga kondusivitas, serta memastikan program ini dapat berjalan dengan baik hingga selesai, "ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Lelilef Sawai, Frileks Arbaben, menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan jaringan air bersih yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat krusial. Kami menyambut baik dimulainya proyek ini dan berharap pelaksanaannya dapat berjalan lancar dengan kualitas yang baik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, "kata Frileks.

Jaringan air bersih WTP Lelilef, Halmahera Tengah 02
Water Treatment Plant yang dibangun oleh IWIP untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Lelilef

Sementara itu, Kepala Desa Lelilef Waibulan, Faisal Moh Djamal, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program air bersih sebagai aset bersama masyarakat.

"Air bersih ini harus kita jaga sebagai aset jangka panjang. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang. Diperlukan komitmen bersama agar sistem yang dibangun dapat terus berfungsi dan memberikan manfaat secara berkelanjutan, "ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT IWIP dengan perwakilan Pemerintah Desa Sawai dan Desa Waibulan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved