Minggu, 3 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Hardiknas 2026, Gubernur Malut Perkenalkan Sekolah Kedinasan hingga Pendidikan Jarak Jauh

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, meluncurkan sejumlah program pendidikan pada momentum Hari Pendidikan Nasional 2026

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
HARDIKNAS - Gubernur Malut Sherly Laos didampingi Wagub Malut Sarbin Sehe disela-sela peringati Hardiknas 2026 di Sofifi, Sabtu (2/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, meluncurkan sejumlah program pendidikan pada momentum Hari Pendidikan Nasional 2026.
  2. Program tersebut meliputi pembibitan sekolah kedinasan, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk wilayah kepulauan, serta penguatan program beasiswa bagi siswa kurang mampu.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, meluncurkan sejumlah program strategis di sektor pendidikan pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dipusatkan di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Sofifi, Sabtu (2/5/2026).

Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah pembibitan sekolah kedinasan yang ditujukan untuk mencetak aparatur sipil negara (ASN) profesional dari putra-putri terbaik daerah.

“Kita meluncurkan program pembibitan sekolah kedinasan untuk mencetak ASN profesional dari putra-putri terbaik Maluku Utara,” ujar Sherly dalam sambutannya.

Baca juga: Ubaid Yakub: Kasus Penghilangan Nyawa di Halteng Harus Diusut Tuntas

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah kedinasan nasional, di antaranya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Ke depan, kerja sama serupa juga akan diperluas dengan sejumlah institusi kedinasan lainnya yang saat ini masih dalam tahap penjajakan.

Dalam skema program tersebut, pembiayaan pendidikan akan ditanggung bersama, yakni 60 persen oleh Pemprov Maluku Utara dan 40 persen oleh pihak terkait, dengan kuota peserta yang terbatas.

“Setiap tahun kita akan memilih putra-putri terbaik Maluku Utara agar ke depan mereka bisa mengisi berbagai posisi strategis di tingkat nasional,” katanya.

Peluncuran program ini turut disaksikan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Kepala Dikbud Maluku Utara Abubakar Abdullah, unsur Forkopimda, para guru, serta siswa.

Selain program kedinasan, Pemprov Maluku Utara juga meluncurkan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk memperluas akses pendidikan menengah, khususnya bagi siswa di wilayah kepulauan yang belum memiliki fasilitas SMA.

Program PJJ tahap awal akan diterapkan di tiga daerah, yakni Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, dan Halmahera Timur.

Melalui program ini, siswa dapat terdaftar di SMA induk terdekat dan mengikuti proses pembelajaran dari wilayah masing-masing, baik secara daring maupun tatap muka terbatas.

Pemerintah juga akan menyiapkan dukungan infrastruktur, termasuk perangkat komputer, serta memanfaatkan fasilitas sekolah dasar atau sekolah menengah pertama setempat sebagai pusat belajar.

“Akan ada kunjungan guru dari sekolah induk untuk memberikan pembelajaran secara langsung beberapa hari dalam seminggu, sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga,” ujar Sherly.

Ia menegaskan, program ini menjadi solusi bagi siswa di daerah terpencil agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMA tanpa harus meninggalkan daerah asal.

Baca juga: Napak Tilas Sejarah Islam di Madinah, Jemaah Haji Malut 2026 Ziarahi Masjid Quba

Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga melanjutkan program beasiswa bagi 1.000 siswa dengan mekanisme baru yang lebih terintegrasi secara digital.

Proses pendaftaran, seleksi, hingga verifikasi dilakukan langsung melalui sekolah masing-masing menggunakan sistem daring. Program ini menyasar siswa dari kelompok ekonomi desil 1 hingga 5 dan dapat digunakan untuk melanjutkan studi di 28 perguruan tinggi berakreditasi B di Maluku Utara.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved