Pemprov Malut
Pemprov Maluku Utara Minta PT Feni Benahi Muara Sungai dan Tata Kelola Lingkungan
Tata kelola lingkungan tetap harus menjadi perhatian utama agar aktivitas pembangunan perusahaan tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe meminta PT Feni Haltim memperbaiki muara sungai dan tata kelola lingkungan
2. Apa yang diminta menyusul terjadinya longsoran di area perusahaan yang menyebabkan aliran air masuk ke sungai hingga bermuara ke laut
3. Hal itu disampaikan Sarbin Sehe usai melakukan kunjungan langsung ke lokasi PT Feni di Halmahera Timur pada 23 Mei 2026 kemarin
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe meminta PT Feni Haltim memperbaiki muara sungai dan tata kelola lingkungan menyusul terjadinya longsoran di area perusahaan yang menyebabkan aliran air masuk ke sungai hingga bermuara ke laut.
Hal itu disampaikan Sarbin Sehe usai melakukan kunjungan langsung ke lokasi PT Feni di Halmahera Timur pada 23 Mei 2026 kemarin.
Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan setelah muncul berbagai laporan dan keluhan masyarakat terkait kondisi lingkungan di kawasan perusahaan.
"Alhamdulillah kemarin kami sempat melihat langsung di beberapa titik lokasi. Saat ini perusahaan masih dalam tahap pembangunan infrastruktur dan belum beroperasi untuk aktivitas pertambangan, "kata Sarbin.
Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Kenang Peran Besar Irjen Pol Waris Agono Bangun Sofifi
Ia menjelaskan, longsoran yang terjadi di area perusahaan saat ini sedang dalam proses perbaikan.
Namun, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi perusahaan agar lebih serius memperhatikan aspek lingkungan sejak awal pembangunan.
"Kehadiran perusahaan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Karena itu, pengelolaan lingkungannya harus benar-benar diperhatikan, "ujarnya, Senin (25/5/2025) saat ditemui di Ternate.
Sarbin menegaskan, pemprov Maluku Utara telah memberikan sejumlah rekomendasi kepada pihak perusahaan, terutama terkait tata kelola sungai, aliran air dan sistem lingkungan di sekitar kawasan pembangunan agar tidak berdampak pada masyarakat maupun mencemari lingkungan.
Ia mengakui aliran air dari lokasi longsoran memang mengarah ke sungai dan akhirnya bermuara ke laut.
Akan tetapi menurutnya, kondisi tersebut juga dipengaruhi curah hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu terakhir.
"Kita paham kalau aliran sungai pasti bermuara ke laut. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana perusahaan melakukan mitigasi lingkungan secara maksimal agar tidak menimbulkan dampak dan tafsir negatif di masyarakat, "jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Sarbin Sehe juga meninjau langsung kawasan muara Sungai Bukubatak yang berada di sekitar area perusahaan.
Menurutnya, kondisi pembangunan infrastruktur yang masih berlangsung membuat perusahaan harus lebih serius memperhatikan tata ruang dan tata kelola lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Muara sungai harus diperbaiki dan perusahaan harus menjamin longsor seperti kemarin tidak terjadi lagi. Ini membutuhkan penanganan jangka panjang, "tegasnya.
Sarbin Sehe mengatakan, rekomendasi tersebut disampaikan bersama tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku Utara yang turut melakukan peninjauan lapangan.
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Kenang Peran Besar Irjen Pol Waris Agono Bangun Sofifi |
|
|---|
| Antisipasi Inflasi, Dinsos Maluku Utara Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu |
|
|---|
| Gubernur Malut Sherly Laos Luncurkan Program Dinsos 2026 dan Salurkan Berbagai Bansos di Ternate |
|
|---|
| Sherly Laos Temui AHY di Jakarta, Usulkan Rp2,6 Triliun untuk Infrastruktur Maluku Utara |
|
|---|
| Sidang MPL PGID, Wagub Malut Sarbin Sehe Teguhkan Relasi Kebangsaan dalam Kemajemukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kerja-sama-Pemprov-Maluku-Utara-dengan-PT-Feni.jpg)