Senin, 4 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Unkhair Ternate

Teknik Informatika Unkhair Ternate Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual, Libatkan Satgas PPKPT

Sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bertajuk “Berani Tahu, Berani Lawan” dengan melibatkan Satgas PPKPT dan DP3A Maluku Utara

Tayang:
Dok: Unkhair Ternate
SOSIALISASI - FT Unkhair menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bertajuk “Berani Tahu, Berani Lawan” dengan melibatkan Satgas PPKPT dan DP3A Maluku Utara. Yumima Sinyo menekankan pentingnya keberanian mahasiswa dalam mengenali dan melaporkan kasus, sementara DP3A menyoroti dukungan perlindungan bagi korban, Kamis (30/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. FT Unkhair menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bertajuk “Berani Tahu, Berani Lawan” dengan melibatkan Satgas PPKPT dan DP3A Maluku Utara.
  2. Yumima Sinyo menekankan pentingnya keberanian mahasiswa dalam mengenali dan melaporkan kasus, sementara DP3A menyoroti dukungan perlindungan bagi korban.
  3. Kegiatan ini diharapkan mampu membangun budaya kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.

RILIS

TRIBUNTERNATE.COM - Dalam upaya pencegahan kekerasan seksual, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Khairun (FT-Unkhair) menggelar sosialisasi dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

Kegiatan bertajuk “Berani Tahu, Berani Lawan: Sosialisasi Kekerasan Seksual dan Edukasi Pelecehan Seksual untuk Lingkungan Aman di Kampus” ini berlangsung di Aula Kampus III Unkhair, Jati, Ternate, Kamis (30/4/2026).

Sosialisasi tersebut menekankan pentingnya edukasi serta keterlibatan mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap bahaya dan dampak kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Baca juga: Hardiknas 2026, Bunda PAUD Tidore Ajak Anak Hidup Sehat dan Percaya Diri

Anggota Satgas PPKPT, Yumima Sinyo, menyampaikan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam mengenali dan melaporkan kasus kekerasan seksual.

Menurutnya, kekerasan seksual di lingkungan kampus kerap terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk yang sering tidak disadari oleh korban maupun pelaku.

Karena itu, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai batasan perilaku, jenis pelanggaran, serta mekanisme pelaporan melalui Satgas PPKPT.

“Keberanian untuk tahu harus diikuti dengan keberanian untuk melawan. Satgas PPKPT hadir sebagai ruang aman bagi korban untuk melapor dan mendapatkan pendampingan,” ujarnya.

Yumima Sinyo yang juga Koordinator Program Magister Biologi FKIP Unkhair menambahkan, Satgas PPKPT tidak hanya menangani kasus, tetapi juga berperan dalam pencegahan melalui sosialisasi, edukasi, dan pembentukan budaya kampus bebas kekerasan seksual.

Baca juga: TKD Menurun, Muhammad Sinen Dorong Pariwisata Jadi Motor Ekonomi Tidore

Sementara itu, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara, Dra. Hairia, M.Si, menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam penanganan kasus kekerasan seksual.

Ia menjelaskan bahwa korban memiliki akses terhadap layanan perlindungan, baik secara hukum maupun pendampingan psikologis.

Sosialisasi yang dipandu oleh Kamelia Nurhayat berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak antusias mengikuti diskusi dan aktif mengajukan pertanyaan, mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved