Selasa, 5 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Super League

Nasib PSBS Biak: Papan Bawah Super League hingga Tak Miliki Pelatih Permanen

PSBS Biak, klub berkostum putih biru langit itu tak mempunyai pelatih kepala sejak memecat Divaldo Alves pada Desember 2025

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Munawir Taoeda
Dok PSBS Biak
KOMPETISI: Aksi Ilham Udin Armaiyn pada laga Madura United vs PSBS Biak di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (31/1/2026). Duel ini berkesudahan imbang 0-0 

Ringkasan Berita:1. PSBS Biak masih menghuni papan bawah klasemen hingga pekan ke 19 Super League
2. Mengumpulkan 17 poin, tim berjuluk Badai Pasifik itu berada diperingkat 15
3. Bahkan 1 dari 2 tim Indonesia Timur di Super League ini tak kunjung memiliki pelatih kepala

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - PSBS Biak masih menghuni papan bawah klasemen hingga pekan ke 19 Super League.

Mengumpulkan 17 poin, tim berjuluk Badai Pasifik itu berada diperingkat 15, 1 strip di atas 3 tim zona degradasi.

PSBS Biak tak kunjung memiliki pelatih kepala atau head coach bahkan mendapatkan tambahan sanksi dari FIFA.

Dilansir BolaSport.com, sejak awal musim, PSBS Biak telah mengalami eksodus pemain serta harus menjadi tim musafir.

Baca juga: Update Manuver Semen Padang FC di Jendela Transfer Paruh Musim Super League

Klub asal Papua itu tak lagi diperkuat pemain kunci musim lalu, serta terpaksa berkandang di Stadion Maguwoharjo.

Seiring berjalannya Super League, makin banyak prahara menimpa 1 dari 2 tim asal Indonesia Timur di Super League ini. 

Klub berkostum putih biru langit itu tak mempunyai pelatih kepala sejak memecat Divaldo Alves pada Desember 2025.

Yano Putra dan kolega kini ditangani pelatih kepala Kahudi Wahyu.

Untuk diketahui, lisensi Kahudi Wahyu tak mencukupi lantaran belum AFC Pro.

Sanksi FIFA

Jika manajemen tak segera menunjuk pelatih tetap, PSBS bisa terkena sanksi dari I.League dan PSSI.

Di bursa transfer, kedua tangan PSBS juga sedang terikat oleh sanksi dari FIFA.

Pada awal bursa transfer Januari 2026, laman FIFA Registration Bans menampilkan PSBS Biak sebagai salah satu klub Indonesia yang terkena sanksi.

Parahnya, PSBS Biak terlilit 3 sanksi sekaligus yang dijatuhkan pada 20 Oktober 2025, 6 November 2025 dan 13 Desember 2025.

Masing-masing sanksi berwujud larangan pendaftaran pemain sebanyak tiga periode bursa transfer.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved