Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hati-hati, Beredar Isu Gempa Bermagnitudo 9.0 Pasca Gempa Banten, BMKG: Isu Tersebut Tidak Benar

Berikut tanggapan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, RAHMAT TRIYONO, terkait isu gempa yang akan terjadi bermagnitudo 9,0 pasca gempa Banten

ntnews.co.au
Ilustrasi gempa 

Pusat gempa berada di darat, 147 km barat daya Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten.

Lokasi gempa berada di 7,54 Lintang Selatan, 104,58 Bujur Timur dengan kedalaman gempa 10 km.

Dampak gemba bumi Banten yang bermagnitudo 7,4 mulai terlihat Sabtu (03/8/2019).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memberikan informasi terkait dampak gempa Banten seperti berikut.

Dampak gempa Banten yang terjadi pada Jumat (02/8/2019) tercatat ada satu korban yang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Satu korban meninggal dunia bernama Rasinah (48), warga Kampung Cilangkahan Rt 03/01, Desa Pecangsari, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak.

Rasinah meninggal dunia dikarenakan panik sehingga mengakibatkan dirinya mengalami serangan jantung.

Sedangkan korban luka-luka, 3 orang dari warga Pandeglang dan 2 orang dari warga Sukabumi.

Selain korban jiwa, juga terdapat kerusakan yang mengakibatkan sejumlah 1.050 jiwa mengungsi.

Tercatat kurang lebih ada 1000 jiwa yang mengungsi di halaman kantor Gubernur Provinsi Lampung.

Serta ada kurang lebih 50 jiwa yang mengungsi di EX Hotel Lima Enam (HUNTARA).

Gempa M 7,4 Guncang Banten Jumat Malam, Berpotensi Tsunami

Berikut rincian kerusakan gempa Banten:

Kota Bogor:

1 unit rumah retak-retak

Kabupaten Cianjur:

Halaman
123
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved