Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kenali 8 Tanda Gangguan Kecemasan Ini: Khawatir Berlebihan hingga Panik

Kecemasan datang dalam berbagai bentuk yang berbeda seperti serangan panik, fobia, dan kecemasan sosial.

Tayang:
KatarzynaBialasiewicz
Ilustrasi cemas 

TRIBUNTERNATE.COM - Dalam beberapa kondisi, merasa gugup dan cemas adalah hal yang wajar, seperti saat harus berbicara di depan publik atau saat menghadapi situasi buruk.

Tapi, ada orang-orang yang merasakan kecemasan sangat sering, sehingga memengaruhi kehidupannya.

Bagaimana kamu tahu jika kecemasan yang kamu rasakan adalah normal atau sudah menjadi sebuah gangguan? Ini memang tidak mudah.

Kecemasan datang dalam berbagai bentuk yang berbeda seperti serangan panik, fobia, dan kecemasan sosial sehingga perbedaan antara "normal" dengan berlebihan sulit dikenali.

Jika kamu mengalami salah satu gejala berikut secara terus-menerus dan teratur, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

1. Khawatir berlebihan

Gangguan kecemasan umum (Generalize Anxiety Disorder) adalah jenis gangguan kecemasan yang paling luas spektrumnya.

Ciri khas GAD adalah terlalu banyak hal sehari-hari, baik besar maupun kecil. Penderitanya cemas terus-menerus setiap hari setidaknya selama enam bulan.

Kecemasan juga menjadi begitu parah, sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari dan disertai dengan gejala yang nyata seperti seperti kelelahan.

"Perbedaan antara gangguan kecemasan dengan kecemasan normal adalah gangguan kecemasan membuat orang menderita dan mengalami disfungsi," kata Sally Winston, PsyD, direktur Anxiety and Stress Disorder Institute of Maryland di Towson.

2. Gangguan pencernaan kronis

Kecemasan dapat dimulai dari dalam pikiran, tapi sering memanifestasikan dirinya melalui gejala fisik, seperti masalah pencernaan kronis.

"Sindrom iritasi usus (IBS), yang ditandai dengan gejala sakit perut, kram, kembung, gas, sembelit, dan/atau diare, pada dasarnya adalah kecemasan dalam saluran pencernaan," kata Winston.

IBS tidak selalu berkaitan dengan kecemasan tetapi keduanya sering terjadi bersamaan dan bisa membuat satu sama lain semakin memburuk.

Usus sangat sensitif terhadap stres dan begitu juga sebaliknya, gangguan pencernaan sering membuat orang cemas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved