Candaan Ahok di Hari Pertama Jabat Bos Pertamina Dikhawatirkan, Qodari Minta BTP Kerja Tanpa Bicara
Baru satu hari menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, candaan Ahok sudah dikhawatirkan Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari.
Maka itu M Qodari meminta agar Ahok cukup bekerja saja, tanpa harus banyak bicara ke publik.
"kekuatan Ahok dalam bekerja, kalau yang lain bekerja sambil berbicara,
tapi kalau Ahok sekali lagi kalau saya boleh meminta tolong pak Ahok bekerja saja jangan bicara, " kata M Qodari.
M Qodari bahkan sudah mulai khawatir ketika Ahok sudah mulai meladeni pertanyaan dari wartawan.
"saya hari ini sudah mulai khawatir karena Ahok mulai melayani doorstop ya, beberapa kali kedengaran sesolah Ahok menghidnari pertanyaan, tapi hari ini beliau melayani doorstop," kata M Qodari.
" dan sudah mulai ada satu dua joke dalam tanda kutip menurut saya kalau tidak direm takutnya bablas, " kata M Qodari.
Andre Rosiade yang duduk di sebelahnya pun langsung penasaran.
"yang mana itu, jokenya yang mana itu ?" tanya Andre Rosiade ke M Qodari.
M Qodari mengambil contoh soal pernyataan Ahok yang menyebut dirinya S3 Mako Brimob.
"misalnya saya ini S3 Mako Mrimob, " kata M Qodari.
Meskipun, tambah M Qodari, candaan S3 Mako Brimob itu masih bisa ditolerir.
"masih bisa diterima, tapi begini ini kelemahan pak Ahok itu mungkin maksudnya tidak jelek tetapi sebuah pernyataan disampaikan ke publik itu sudah ada logikanya sendiri, jelas M Qodari.
Menurut M Qodari sebuah pernyataan politik yang diterima publik akan menciptakan opininya sendiri.
"kalau kita bica soal pernyataan politik itu ada terminologinya pengarang sudah mati, jadi orang gak lihat lagi maksudnya baik atau jelek, pokoknya ketika sudah terlontar seperti peristiwa 2017 maka itu bisa jadi bom waktu, bom waktunya itu luar biasa," kata M Qodari.
Diketahui bersama bahwa candaan soal S3 Mako Brimob dilontarkan Ahok saat menanggapi penolakan dari serikat pekerja Pertamina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/basuki-tjahaja-purnama-btp-atau-ahok.jpg)