Cegah Risiko Kanker hingga Bantu Obati Batuk, Berikut Sederet Manfaat Buah Kedondong
Kedondong buah berbentuk oval, berwarna hijau dengan kulit dan daging buahnya yang keras serta mengandung lubang berserat.
TRIBUNTERNATE.COM - Kedondong buah berbentuk oval, berwarna hijau dengan kulit dan daging buahnya yang keras serta mengandung lubang berserat.
Buah ini memiliki tekstur renyah dan memiliki rasa yang asam, sehingga sering dimakan dengan garam, bubuk cabai, gula atau pasta udang.
Daun dan kulit kedondong juga kerap digunakan sebagai obat terapi karena mengandung flavonoid, saponin, dan tanin.
Meski memiliki rasa asam dan sering membuat orang yang mengonsumsinya sakit perut, tetapi buah ini kaya akan nutrisi dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Tak hanya itu, kedondong juga memiliki kandungan antioksidan yang dipercayai dapat melawan kanker.
Satu porsi buah kedondong menyediakan energi 48Kkal, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 233 IU vitamin A, 30 mg vitamin C, 15 mg kalsium, 3 mg zat besi, dan 22 gram fosfor.
Buah ini juga mengandung serat makanan dan konstituen kompleks vitamin B, seperti tiamin dan riboflavin.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, ekstrak buah dan daun kedondong menunjukkan sifat antimikroba, antioksidan, sitotoksik dan trombolitik yang kuat.
Bukan hanya mengandung banyak vitamin dan bisa mencegah kanker, ternyata kedondong juga memiliki berbagai macam manfaat sebagai berikut:
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Buah kedondong kaya akan vitamin C. Ini meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
Hal ini juga meningkatkan pembentukan kolagen dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Buah ini juga mengandung antioksidan dan membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas.
2. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Kandungan vitamin C dari buah kedondong membantu dalam perbaikan jaringan dan memelihara kulit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/buah-kedondong.jpg)